AKUN FACEBOOK DI BAJAK , SALAH SEORANG WARGA DESA JEPANG VIRAL DI KALANGAN NITZEN 

Saudara ” AP ” ( 27 )  di dampingi ibu kandungnya Mutmainah ( 50 ) saat wawancara klarifikasi di kediamannya di desa Jepang Wetan , Kecamatan Mejobo , Kabupaten Kudus .

Kudus , www.suarahukum-news.com – Salah satu warga dari Desa Jepang , Kecamatan Mejobo , Kabupaten Kudus menjadi viral di grup medsos WPK ( Wong Pati Kidul ) dan beberapa komunitas media sosial lainnya , lantaran pemuda yang berinisial ” AP ” ( 27 tahun ) di ambil fotonya dari akun Facebook miliknya dan di pakai untuk profil oleh salah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengupdate status yang dapat menimbulkan perdebatan panjang karena menyangkut nama suatu daerah yang dia artikan dengan konotasi negatif .

Kejadian bermula ketika beberapa waktu lalu , akun Facebook yang bernama ” Muhammad Afip Prasetyo ” mengunggah sebuah postingan di salah satu komunitas grup media sosial yang bernama WPK ( Wong Pati Kidul ) dengan memberikan statemen negatif tentang pada suatu wilayah yang ada di Kabupaten Pati serta sebuah bahasa yang mengandung unsur perpecahan antar suatu daerah .

Selanjutnya akibat dari kejadian itu , saudara ” AP ” mencoba memberikan klarifikasi kepada beberapa pihak melalui akun Facebook miliknya yang bernama ” Afip Prasetyo ” . Namun di saat memberikan klarifikasi tersebut justru dirinya malah mendapatkan hujatan dan komentar pedas serta ancaman dari warga net . bahkan sempat viral di media jejaring sosial maupun di beberapa komunitas grup media sosial lainnya .

Untuk memastikan adanya kebenaran hal tersebut , wartawan www.suarahukum-news.com mencoba melakukan penelusuran di alamat pemilik akun Facebook ” Afip Prasetyo ” yaitu akun milik dari saudara ” AP ” ( 27 tahun ) warga Desa Jepang , Kecamatan Mejobo , Kabupaten Kudus , di kediamannya saat diklarifikasi dirinya mengatakan ;

” Sebenarnya saya tidak tau apa-apa pak , saat itu saya di telfon oleh teman saya , kalau ada akun Facebook yang bernama ” Muhammad Afip Prasetyo ” dan memakai foto saya sebagai profil depannya . Selanjutnya akun tersebut mengupdate status di salah satu komunitas media sosial dengan memberikan statemen yang kurang layak dan dapat menimbulkan perpecahan antar daerah ” tuturnya

Saudara ” AP ” membuat surat pernyataan bahwa akun Facebook yang bernama ” Muhammad Afip Prasetyo ” adalah bukan akun Facebook miliknya , serta surat permohonan maaf kepada semua pihak , akibat seseorang yang tidak bertanggung jawab sudah memakai nama dan foto dirinya di dalam profil Facebook tersebut . sehingga akibat perbuatan itu dapat menimbulkan kegaduhan dan perdebatan oleh beberapa pihak .

Lebih lanjut saudara ” AP ” mengatakan , ” Setelah itu saya mencoba memberikan klarifikasi ke beberapa pihak namun pada tidak ada yang percaya , bahkan banyak di meseger dan telfon dari nomor yang tidak di kenal serta ancaman dari berbagai pihak , sehingga saya tidak berani berangkat kerja dan saya takut ada sesuatu di jalan , padahal saya memang tidak tau apa-apa , lantaran ada orang yang dengan sengaja membuat akun Facebook dengan memakai atas nama saya dan memasang foto saya di akun tersebut , akibatnya saya yang kena imbasnya ” imbuhnya dengan muka sedikit menatap lesu

Sementara itu , ibu kandung ” AP ” yang bernama Mutmainah ( 50 tahun ) saat mendampingi putranya wawancara dengan wartawan www.suarahukum-news.com , dirinya mengatakan ;

” Saya kaget ketika mendengar informasi bahwa anak saya tidak masuk kerja lantaran takut akibat dari postingan orang yang tidak bertanggung jawab yaitu dengan memakai foto anak saya dan nama anak saya , sehingga berimbas pada putra saya ini ” tuturnya

Lebih lanjut wanita paruh baya tersebut mengatakan , ” Sudah saya tanya dengan yang sebenar – benarnya , tetapi memang anak saya tidak tahu apa-apa , bahkan Hanphone miliknya suruh ngecek saya namun memang tidak punya akun Facebook yang bernama ” Muhammad Afip Prasetyo ” akun miliknya hanya satu saja yaitu dengan nama Afip Prasetyo ” imbuhnya

” Oleh karena itu saya pribadi dan atas nama keluarga meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua para pihak , karena ada oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menyalah gunakan nama dan foto anak saya sehingga dapat menimbulkan permasalahan , dan untuk menyikapi hal ini saya beserta dengan pihak keluarga sudah berkoordinasi akan melaporkan kepada instansi terkait , supaya orang yang telah memfitnah anak saya dapat mempertanggung jawabkan atas perbuatannya ” pungkasnya

( Red / Tg )

COMMENTS