WASPADA AKAN TANDA & GEJALA SIFILIS , PENYAKIT MENULAR MELALUI SEKSUAL 

 

Waspada akan tanda dan gejala Sifilis, penyakit menular melalui hubungan seksual. Minggu ( 28 / 7 )

Pati , www.suarahukum-news.com – Infeksi bakteri yang di tularkan melalui berhubungan intim ( seksual ) atau biasa disebut oleh masyarakat umum dengan sebutan nama penyakit Sifilis atau raja singa . Penyakit jenis ini merupakan salah satu penyakit yang mudah menular melalui hubungan seksual ( berhubungan intim ) penderita penyakit ini pada tahap awal masih bisa disembuhkan dengan memberikan obat anti biotik atau sejenisnya sesuai dengan anjuran resep dari dokter. ( 28 / 7 )

Namun jika penyakit menular ini dibiarkan dalam jangka waktu yang cukup lama maka si penderita bisa menjadi cacat atau rusak pada jaringan saraf tertentu seperti gangguan jaringan saraf pada otak dan saraf alat vital bahkan apabila sudah masuk kedalam stadium akhir dapat berakibat fatal bagi si penderita.

Adapun gejala sifilis yang bisa diperhatikan ialah berbeda-beda dari proses inkubasi bakterinya. Setidaknya ada empat proses yang dilewati: sifilis primer, sifilis sekunder, sifilis laten, dan sifilis tersier. Berikut ini adalah gejala-gejala awal penularan bakteri.

Pertama terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening , Rasa sakit kecil di daerah infeksi ( alat vital ) saat buang air kecil , Ruam di seluruh tubuh , Rambut rontok , Otot pegal , Mudah demam , Tenggorokan terasa sakit , Sakit kepala , Berat badan menurun , Mudahnya lelah dan suhu panas badan tak beraturan.

Selepas dari itu, jika tidak diobati, sifilis bisa memberikan tanda-tanda terjadinya demensia, kekakuan pada tubuh yang ekstrem, penglihatan yang berkurang bahkan menghilang serta membuat gaya berjalan menjadi tidak normal. Jangan sampai menuju tahap ini karena hal ini sudah menandakan kondisi parah dan susah disembuhkan.

Salah satu narasumber berinisal ” KS ” ( 40 ) yang mengaku pernah mengalami penyakit tersebut pada tahap stadium awal, saat di konfirmasi oleh awak media pada hari Minggu ( 28 / 7 ) pagi dikediamanya sekitar pukul 10.00 Wib, dirinya mengatakan ;

” Beberapa tahun lalu saya pernah mengalami penyakit yang di katakan cukup memalukan buat saya, karena secara kasat mata penularanya ialah dengan berhubungan seksual, hal itu tentu saya melakukan hubungan tersebut di luar rumah yaitu di salah satu tempat prostitusi di area pinggiran sawah dan tentunya tanpa sepengetahuan istri saya , ” tuturnya

Lebih lanjut,” KS ” juga mengatakan,” Saat itu saya melakukan sekali saja lantaran di ajak teman saya, selang dua hari setelah itu badan saya merasa deman dengan suhu panas cukup tinggi, tubuh terasa lemas dan saat buang air kecil alat vital saya terasa sakit dan sedikit mengeluarkan cairan lendir ” ujarnya

Tidak hanya saya mas, yang terkena dampaknya, pasalnya selang sehari setelah berhubungan badan di luar ( jajan di tempat prostitusi ), saya juga menggauli istri di rumah ;

” Saat itu istriku bilang, alat vitalnya juga terasa panas dan sakit saat buang air kecil, setelah itu saya langsung periksa ke salah satu dokter di Pati pihaknya menyampaikan bahwa metabolisme tubuh mekemudian di berikan obat antibiotik dan obat lainnya, agar istri tidak curiga, selanjutnya obat tersebut saya bilang bahwa obat itu adalah untuk meningkatkan stamina dan obat antibiotik agar tidak mudah sakit, tanpa menaruh curiga istri saya akhirnya minum obat yang saya berikan, sehingga selang beberapa hari saya dan istri kembali sehat seperti semula , dan untuk memulihkan stamina tiap pagi saya gunakan berolahraga lari kecil keliling perumahan dekat sini saja bersama anak dan istri saya ” bebernya

“ Setelah kejadian itu saya tidak berani lagi main-main ( melakukan sek bebas di luar ) karena dampaknya bukan hanya pada diri sendiri namun juga pada istri di rumah yang tidak tau apa-apa kan repot ,” pungkasnya sambil menggela nafas panjang

 

( Red / Tg )

COMMENTS