Anggota Komisi D DPRD Pati: Memerangi Paham Radikal Adalah Tanggung Jawab Bersama

Advertorial1092 Dilihat

 

Pati, www.suarahukum-news.com | Dalam upaya memerangi terorisme, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menilai bahwa hal ini merupakan tanggung jawab bersama. Dan dibutuhkan sinergitas antar seluruh elemen masyarakat.(23/11)

Sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Muntamah beberapa waktu lalu. Dalam kesempatannya, pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat dalam memerangi paham radikal.

Tak hanya itu, Ia pun turut prihatin dengan masih adanya kasus terorisme di wilayah Indonesia. Namun, Muntamah menilai bahwa aksi teror berangkat dari pemikiran radikal.

Lebih lanjut, ia pun menganggap, bahwa memerangi terorisme dan pemikiran radikal yang paling efektif adalah dengan metode penyuluhan, dengan kata lain mengubah pemahaman serta pola pikir tentang ajaran yang salah.

“Memerangi paham radikal adalah tanggung kita bersama. Dibutuhkan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, untuk bersama-sama dalam memberikan penyuluhan,” kata Muntamah.

Terutamanya, masih kata Muntamah, adalah bagi para orang tua yang masih memiliki anak usia remaja, maka diimbau untuk memberikan pengawasan dan perhatian terhadap pergaulan sanga anak.

“Internet dan media sosial yang saat ini tak bisa dibendung lagi perkembangannya, juga diketahui turut menyumbang materi paham-paham radikal,” imbuhnya.

Pada kesempatannya, Ia juga menekankan perlunya pendidikan akhlak dan ilmu agama yang baik, sebagai pondasi agar terhindar dari ajaran yang melenceng.

“Kemudian, untuk langkah awal yang dapat diterapkan dalam memerangi terorisme adalah masyarakat harus pro aktif dalam mengidentifikasi dan melaporkan gejala indikasi yang mengarah pada usaha memecah persatuan bangsa,” tandasnya. (*)

 

 

(Red/Sh)