Bahas di Ruang Rapat Paripurna DPRD Pati, Wakil Gubernur Jateng Bedah Buku Tatsunami

Advertorial959 Dilihat

Pati,www.suarahukum-news.com- Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang juga merupakan putra KH Maimoen Zubair, pada Selasa (29/03) sore telah menghadiri acara bedah buku Tatsunami, Teodisi, Trauma Perspektif KH Maimoen Zubair literasi penanganan bencana melalui perspektif ke Indonesiaan yang bertempat di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati.(30/03)

Adapun buku ini (Tatsunami) sendiri dibuat atas dasar pemikiran dari KH Maimoen Zubair yang tertuang dalam Kitab Tatsunami. Acara bedah buku ini juga dihadiri oleh jajaran forkopimda, penulis buku, peneliti buku serta para tamu undangan yang hadir pada sore itu.

Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen juga menyampaikan apresiasinya terhadap tiga wanita yang diketahui sebagai penulis buku ini. Menurutnya, buku ini bisa menjadi acuan penanganan pasca bencana dalam perspektif ke-Indonesiaan.

“Di Indonesia hampir setiap tahun dilanda musibah atau bencana alam. Di antaranya seperti bencana tanah longsor, banjir, gunung meletus, kebakaran hutan. Namun, yang paling besar adalah tragedi tsunami di Aceh,” ucap Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin.

Lebih lanjut putra KH.Maimoen Zubair itu juga mengatakan, dalam daftarnya tersebut (isi buku) merupakan penjelasan terhadap kebencanaan yang terjadi di suatu lokasi daerah, yang bukan hanya dirasakan oleh orang-orang di sekitanya. Seperti tsunami di Aceh pada tahun 2004 silam telah membawa duka mendalam bagi seluruh umat manusia dari negara-negara lain.

“Orang yang terkena musibah itu responnya berbeda-berbeda. Ada yang menyalahkan orang lain padahal seharusnya (bencana) sebagai intropeksi diri. Ketika menghadapi musibah jangan menjustis seseorang. Kita boleh membenci perbuatan salah orang tetepi jangan menghakimi orang lain,” ujarnya menambahkan.

Menurutnya, Ayahnya mengajarkan cara saat menghadapi bencana, baik bencana alam, non alam maupun bencana sosial.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Pati yang diwakili oleh Ketua Fraksi PPP Suwito juga menyampaikan bahwa buku ini sebagai penguat kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana. khususnya masyarakat Jawa Tengah. Teodisi, trauma perspektif KH Maemoen Zubair ini mengajarkan banyak hal, yang diantaranya mengajarkan tentang kekuatan rasionalitas atau antara akal dan hati dalam laku Amali dan Falsafi.

“Terutama dalam saat-saat kesulitan pandemi. Serta menjauhkan sifat keserekahan, kesombongan, keputusasaan, merasa paling benar dan sifat buruk lainnya,” ucap Suwito.

Dirinya juga mengucapkan selamat dan terimakasih kepada para peneliti dan penyusun yang telah mempersembahkan buku berharga ini.

“Semoga buku ini membawa pencerahan kepada kita semua dan semoga kita semua juga dapat meneladani beliau KH Maimoen Zubair,” pungkasnya.

 

 

 

(Red/Sh)