BUPATI H. HARYANTO , S.H , M.M , M.Si ,HADIRI SOSIALISASI BPNT DI AULA PENDOPO KABUPATEN PATI

 

Bupati Pati Haryanto hadiri sosialisasi penyaluran bantuan pangan non tunai ( BPNT ) melalui e-warung atau agen 46 , yang di selenggarakan oleh Pemerintah kabupaten Pati di aula Pendopo kabupaten pada hari Jum’at ( 23 / 11 )

 

Pati , www.suarahukum-news.com – Sosialisasi penyaluran bantuan pangan non tunai ( BPNT ) melalui e-warung atau agen 46 yang di selenggarakan oleh Pemerintah kabupaten Pati di aula Pendopo kabupaten pada hari Jum’at ( 23 / 11 ) bertujuan agar ke depan bantuan non tunai tersebut menjadi tepat sasaran dan dapat di manfaatkan secara maksimal dalam pengolahannya oleh para penerima bantuan e-warung tersebut . ( 24 / 11 )

Acara yang dihadiri oleh Bupati Pati H. Hariyanto, S.H , M.M , M.Si , Camat se-kabupaten Pati , Pimpinan Bank BNI Pati , Dinas Sosial kabupaten Pati , Pemilik warung , tenaga kesejahteraan kecamatan ( TSKK ) , dan Pendamping desa perwakilan dari setiap kecamatan .
Sosialisasi tersebut di lakukan agar tidak terjadi permasalahan dalam penyaluran bantuan , Bupati juga berharap agar masyarakat dapat mempelajari cara penggunaan e-warung. Karena dengan perkembangan zaman saat ini, masyarakat harus lebih melek teknologi. Sehingga, dalam penyalurannya tidak terjadi permasalahan seperti apa yang pernah terjadi pada program kartu tani yang sudah dibagikan sebelumnya.

Dalam sambutannya Bupati Pati H. Hariyanto, S.H , M.M , M.Si , mengatakan ;

“ Kami optimis masyarakat bisa, sebab saat ini kebanyakan masyarakat dari berbagai kalangan usia tidak kesulitan dalam mengoperasikan ponsel berbasis android ” tuturnya

Lebih lanjut bupati Pati juga meyakini seiring berjalannya waktu, masyarakat bisa mengalami kemajuan ekonomi.

“Jadi, yang dulunya tidak mampu saat pendataan penerima BPNT dimungkinkan ke depan kondisi perekonomiannya sudah membaik, ataupun sebaliknya,” ujarnya.

Untuk mendapatkan data yang akurat terkait penerima BNPT, Bupati menghimbau kepada empat pihak, yaitu Camat, kepala desa, petugas PKH/TKSK dan pendamping desa agar bekerja sama melakukan pendataan terkait data penerima BPNT. “Sebab, kami tidak ingin data kemiskinan dalam penginputannya asal-asalan, agar bantuan non tunai nantinya bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tegasnya.

Haryanto juga berpesan kepada masyarakat yang namanya masih tercantum dan mendapat bantuan tetapi kondisi perekonomiannya saat ini sudah mapan agar legowo memberikan bantuan yang didapat kepada masyarakat tidak mampu.

“Dengan model penyaluran bantuan BPNT melalui e-warung ini diharapkan tersalur kepada penerima manfaat yang memang betul- betul membutuhkan,” tandasnya.

Di kesempatan itu Bupati juga menghimbau kepada pemilik e-warung yang belum siap untuk segera melakukan persiapan agar bantuan non tunai ini bisa segera dinikmati masyarakat.

( Red / Eny )

COMMENTS