COVID-19 belum Sirna, Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati sampaikan Pesan Seperti Ini

Advertorial864 Dilihat

 

Pati, www.suarahukum-news.com | Endah Wahyuningsih selaku Wakil Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, mengingatkan kepada masyarakat di Kabupaten Pati untuk tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dipandang perlu, sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 yang menurutnya masih ada. (23/11)

Pihaknya juga menyebut, Meski Pemerintah sudah melonggarkan aktivitas masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan, Namun, kader Partai Golkar itu juga meminta agar masyarakat tidak lengah dan supaya tetap berperilaku hidup sehat.

Khususnya dengan tetap meningkatkan imun agar metabolisme tubuh tetap prima. Sehingga tidak mudah tertular COVID-19 varian baru.

“Jaga ketahanan tubuh dengan asupan gizi yang seimbang. Serta terapkan pola hidup sehat saat didalam ataupun saat sedang diluar rumah,” ujarnya kepada Media melalui sambungan telepon selulernya.

Anggota Dewan sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar itu menilai, gejala COVID-19 sama halnya dengan gejala flu atau pilek. Oleh karenanya, ia juga mengimbau kepada masyarakat ketika memiliki gejala tersebut, lebih berhati-hati dan mengurangi kontak langsung dengan keluarga dan kerabat.

“Lindungi keluarga kita dengan adanya virus varian baru, dengan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan saat sedang beraktivitas,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, bagi masyarakat yang belum menjalani vaksinasi tahap ketiga atau booster juga diharapkan melakukan booster di fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia di seluruh kecamatan.

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19, sejatinya tidak lepas dari kerja keras pemerintah bersama masyarakat.

Diharapkan dengan kesadaran menjaga kesehatan, peralihan masa pandemi ke fase endemi benar-benar terealisasi.

Dilansir dari website COVID-19.patikab.go.id, per Selasa 22 November 2022, total masih ada 41 warga Pati yang terkonfirmasi aktif terkena virus COVID-19, kemudian 38 orang menjalani isolasi mandiri, dan 3 orang terkonfirmasi. (*)

 

 

(Red/Sh)