Di Balik Khasiat Hewan Kecil ” Undur-Undur ” 

Di Balik Khasiat Hewan Kecil ” Undur-Undur ” 

Pati, suarahukum-news.com – Berbicara tentang hewan sejenis serangga dengan ukuran badannya yang kecil serta memiliki kebiasaan unik , yaitu menggali tanah dengan cara mundur serta membuat jebakan pada mangsanya yang sedang melintas di atasnya . Hewan ini juga cukup familiar di kalangan masyarakat khususnya mereka yang akrab dengan pengobatan ala tradisional yaitu hewan kecil bernama undur-undur .  ( 29 / 10 )

Dari beberapa wilayah , hewan sejenis serangga ini juga memiliki sebutan nama lain tergantung pada daerah masing-masing ( berbeda nama dan sebutan )  . undur-undur ialah sejenis serangga dari kelompok familia Myrmeleontidae ( kadang-kadang salah dieja sebagai Myrmeleonidae ) . Dan diperkirakan ada sekitar 2.000 jenis dari spesies yang berada di seluruh penjuru dunia, terutama di wilayah yang bersuhu hangat dan berpasir seperti di beberapa tempat di Negara Indonesia .

Nama ” undur-undur ” atau dalam bahasa masyarakat Jawa khususnya di Kabupaten Pati dengan sebutan kata lain  ” Bobongkang ( Red.dalam bahasa Jawa ) . Hewan kecil ini sering di jumpai di pinggiran rumah dan biasanya di buat mainan tradisional lantaran hewan ini memiliki gaya berjalan yang cukup unik yaitu dengan cara mundur , selain itu hewan ini juga memiliki kebiasaan membuat sarang dengan cara menggali tanah , sehingga tanah tersebut akan berbentuk cekung , tak hayal ketika anak – anak menemukan sarangnya mereka merasa terhibur .

Namun di balik itu semua , ternyata dari larva kecil ini ( undur-undur ) juga memiliki khasiat positif bagi kesehatan tubuh manusia , tak hayal dari berbagai peracik jamu tradisional juga memakai undur-undur sebagai bahan baku guna membantu menyembuhkan suatu penyakit kronis maupun lainnya , adapun khasiat dari undur-undur yang di percaya oleh sebagian masyarakat dan para peracik jamu tradisional ialah sebagai berikut :

1. Mencegah Degenerasi Makula ,
Ialah jenis penyakit gangguan pada mata yang menjadi penyebab kebutaan. Biasanya penyakit ini dialami oleh mereka yang berusia lanjut. Namun tak menutup kemungkinan penyakit ini bisa dialami pada usia muda. Untuk mencegah terjadinya degenerasi makula, mengonsumsi undur-undur bisa menjadi obat alternatif penyakit ini , lantaran Kandungan omega-3 yang ada pada undur-undur dipercaya baik untuk mencegah dari kebutaan.

2. Mengobati Asma , Yang terjadi karena adanya pembengkakan paru-paru dan penyumbatan pada saluran pernafasan. Mengonsumsi undur-undur ternyata dapat menangani pembengkakan pada paru-paru sehingga saluran pernafasan bisa kembali normal.

3. Menyembuhkan Rematik dan Asam Urat , Yang terjadi karena peradangan dan sistem kekebalan tubuh yang sedang melemah. Kaya akan omega-3, undur-undur dipercaya dapat menyembuhkan asam urat, selain itu undur-undur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia sehingga dapat menghidar dari serangan penyakit rematik.

4 . Menyembuhkan Diabetes yang disebabkan kandungan zat sulfonylurea pada undur-undur dapat membantu pankreas memproduksi insulin sehingga bisa menurunkan kadar gula pada tubuh. Dibeberapa negara terutama di Tiongkok, undur-undur dikenal sebagai salah satu bahan obat untuk penderita diabetes.

5 . Mengobati Stroke , Penyakit Stroke disebabkan karena meningkatknya tekanan darah terlalu tinggi yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah pada tubuh. Nah, mengonsumsi undur-undur dipercaya dapat mencegah meningkatnya tekanan darah pada tubuh.

Salah satu narasumber yang pernah menkonsumsi undur-undur saat terkena demam malaria sepulang dari merantau di pulau Sumatera , yang bernama Yono ( 35 ) turut warga Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati , saat di konfirmasi oleh awak media pada hari Selasa ( 29 / 10 ) siang dikediaman istrinya , siang sekitar pukul 10.30 Wib  , dirinya mengatakan bahwa ;

” Saat itu sekitar tahun 2013 lalu , semasa saya pulang merantau dari pulau Sumatera karena sakit , dan menurut hasil pemeriksaan dokter saya terkena Malaria Sumatera , selanjutnya atas saran dari salah satu tabib jawa yang biasa meracik jamu tradisional , pihaknya menyarankan untuk mengkonsumsi undur-undur minimal 5 biji dalam sehari , ” tuturnya polos sambil nada geli teringat ia menelan hewan itu dengan pisang dalam keadaan hidup .

Lebih lanjut , Yono juga mengatakan , ” Untuk spesifikasi higienis nya , paling saya cuci pake air hangat saja kemudian di telan pake pisang , ” tambahnya sedikit geli

Tapi Alhamdulillah , Lanjutnya , ” Seiring berajalanya waktu , kurang lebih hampir 10 kali menkonsumsi undur-undur , berangsur kesehatan saya mulai membaik , dan ketahanan metabolisme tubuh saya mulai stabil dan sembuh hingga sekarang ,” pungkasnya

( Red / Tg )

COMMENTS