Pembangunan Jembatan Juwana Dinilai Lambat, Begini Tanggapan Ketua DPRD Kabupaten Pati

Advertorial907 Dilihat

 

Pati, www.suarahukum-news.com | Proyek pembangunan jembatan Juwana yang saat ini masih dalam tahap pembongkaran gelagar, turut mendapatkan sorotan dari Ketua DPRD Kabupaten Pati. Pasalnya, proyek tersebut dinilai sudah terlalu lama untuk jangka waktu penyelesaiannya. Akibatnya, justru menimbulkan permasalahan baru, seperti kemacetan yang mengular hingga panjang.(22/11)

“Semoga pihak pelaksana proyek dapat segera menyelesaikan pekerjaan dengan cepat sesuai waktu. Hal ini, untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, terlebih jalur Pantura merupakan urat nadi perekonomian yang merupakan jalan penghubung antar Provinsi,” kata Ali Badrudin, Selasa (21/11)

Dirinya menegaskan, kemacetan yang sering terjadi di Jalur pantura Juwana itu sangatlah membuang waktu. Pasalnya dalam jarak tempuh yang seharusnya dapat dilalui satu jam, bisa menjadi empat kali lipatnya.

Hal tersebut ditara Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu sangatlah merepotkan dan merugikan masyarakat pengguna jalan tersebut.

“Karena dengan macetnya itu, otomatis merugikan masyarakat. Waktu yang harusnya, misal saat kita hendak mengirim barang bisa satu dua jam. Nah ini bisa sampai 4-5 jam, ” terangnya.

Kendati demikian, dirinya mengakui jika untuk agenda renovasi jembatan Juwana tersebut, pihak Legislatif tak tahu menahu bagaimana regulasi sejelasnya. Yang mana itu menjadi kewenangan penuh oleh pemerintah Pusat.

“Itu menjadi kewenangan pusat, kami yang di daerah tidak tahu. Kalau yang menjadi kewenangan kabupaten kita tahu, ” pungkas Ali (*)

 

 

(Red/Sh)