Pati, www.suarahukum-news.com-Puncak serangkaian kegiatan pada Sabtu (22/01) siang hingga malam di Kantor PAC PDI Perjuangan Pati turut Desa Panjunan Kecamatan Pati Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah, ialah dengan di laksanakanya pengukuhan pengurus SENOPATI (Aliansi Seni dan Budaya Kabupaten Pati).(23/01).
Diketahui bahwa, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang ke-49, berbagai kegiatan sosial dilakukan untuk memupuk rasa solidaritas kepada kepada sesama, khususnya bagi masyarakat kalangan bawah.

Seperti halnya yang di laksanakan di Kantor PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pati dengan membagikan ratusan paket beras dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu.
Sementara sebagai pamungkas acara, juga dilaksanakan pengukuhan Pengurus dan Anggota Senopati oleh Anggota DPRD Kabupaten Pati Noto Subianto, dan juga di hadiri oleh Ali Badrudin Ketua DPRD Kabupaten Pati serta para Kader PDI Perjuangan yang juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati, Akan berusaha memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil, diantaranya adalah para Seniman yang di wilayah daerah Kabupaten Pati.
Noto Subianto selaku Dewan Pembina Senopati berpesan kepada seluruh pengurus dan anggota agar selalu menjaga marwah organisasi.
“Semoga seluruh seniman yang tergabung dalam Senopati tetap selalu berkarya, serta selalu melestarikan adat budaya lokal, supaya tidak luntur tergerus oleh perkembangan zaman,” kata Noto Subianto yang juga Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI-P.
Dalam sambutannya, Ketua Senopati Ajisoko mengatakan, Adapun perwakilan dari para pengurus dan divisi-divisi seni, termasuk seni ketoprak, tayub, barongan, jatilan maupun yang lainnya adalah mengakar pada kearifan lokal dan keanekaragaman seni dan budaya nusantara.
“Senopati adalah wadah untuk mempertahankan, melestarikan kesenian dan budaya, dengan satu tujuan untuk mempersatukan antar lintas seni di Kabupaten Pati,” ujarnya.
Lebih lanjut Ketua Senopati Ajisoko juga menambahkan, wadah ini menjadi pionir, stabilisator, mediator daripada para pelaku seni dan budaya dengan semua elemen masyarakat yang ada.
“Dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini, kita semua (pelaku seni) jangan lagi terpuruk kedua kalinya, kita harus bangkit demi budaya leluhur nusantara,” harapnya.
Dalam kesempatan yang sama Ali Badrudin Ketua DPRD Kabupaten Pati juga mengatakan, Semoga Senopati mampu menjadi indentitas anak bangsa di rumah sendiri (Pati) maupun secara Nasional.
“Semoga Pandemi Covid-19 segera berakhir agar para seniman dapat kembali bekerja sesuai dengan profesinya, untuk memberikan nafkah keluarga,” tutur Ali Badrudin.
Adapun Pengurus Senopati di Ketuai oleh Ajisoko, Deni Asmara sebagai Wakil Ketua, Sumardi selaku Sekretaris, Budi Arto dan Jawawi sebagai Bendahara I & II, Noto Subianto sebagai Dewan Pembina.
(Red/Tg)












