Bagikan 1000 Paket Daging Kurban, Joni Kurnianto: Momentum Yang Mengajarkan Keikhlasan

Daerah1461 Dilihat

 

Pati, www.suarahukum-news.com | Memasuki hari ke-tiga Idul Adha 1444 Hijriah tahum 2023, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pati, H. Joni Kurnianto, S.T,M.T, Sabtu (01/07), pagi ini telah menyembelih satu ekor sapi, sementara di hari sebelumnya juga telah membagikan hewan kurban (kambing) ke beberapa Masjid dan Musholla. Penyembelihan hewan qurban ini sebagai bentuk pengurbanan kita kepada Allah dan wujud nyata untuk berbagi kepada sesama manusia. Tentu saja hal ini didasari atas keikhlasan dan ke taqwaan kepada Allah SWT. (01/07)

Hal itu disampaikan langsung oleh H. Joni Kurnianto kepada awak Media ini disela kesibukannya dalam mempersiapkan pembagian daging kurban di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati, Jl. Dr.Wahidin, No.24, Pati, kepada masyarakat sekitar.

“Pelaksanaan kurban saat lebaran haji, bukan semata hanya soal menyembelih hewan kurban saja, tetapi, juga telah mengajarkan tentang keikhlasan jiwa, raga, dan harta yang harus dikurbankan,” ujar Joni, Sabtu (01/07) yang juga merupakan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati pagi ini.

Lebih lanjut Joni Kurnianto juga mengatakan kalau didalam pelaksanaan kurban saat lebaran haji juga telah memberikan pelajaran kepada umat Islam agar membiasakan diri untuk ikhlas dalam ucapan, amal dan perbuatan yang dilakukan. Umat Islam yang beriman memotong hewan kurban tentu mengharapkan ridha Allah agar ibadahnya diterima dengan penuh keikhlasan. Selain itu, hikmah Idul Adha atau lebaran haji lainnya adalah untuk memahami tentang artinya sebuah perjuangan dan pengorbanan.

Pembagian daging kurban di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati, Sabtu (01/07).

Dilansir dari berbagai sumber, Perintah berkurban saat Idul Adha bagi umat Islam bagi yang mampu, bermula dari kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dan anaknya, yaitu Nabi Ismail untuk menunaikan perintah dari Allah SWT. Pada saat itu, Ismail mulai beranjak remaja, Nabi Ibrahim diceritakan sempat bermimpi mengorbankan putra kesayangannya itu dengan cara disembelih. Nabi Ibrahim sempat bingung menyikapi mimpinya tersebut. Namun, ia tidak lantas mengingkari mimpinya itu. Nabi Ibrahim justru memilih merenung mengenai mimpi tersebut dan memohon petunjuk Allah SWT.

Setelah mimpi yang ketiga, barulah Nabi Ibrahim meyakini bahwa mimpi itu merupakan perintah dari Allah dan harus dilakukan. Nabi Ibrahim dikenal sebagai sosok yang patuh dan taat kepada perintah Allah. Hal ini ditunjukkan dalam Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 120 yang artinya:

“Sesungguhnya Ibrahim adalah imam (sosok anutan) yang patuh kepada Allah, hanif (lurus), dan bukan termasuk orang-orang musyrik.”

Nabi yang memiliki julukan Abul Anbiya atau bapak dari para Nabi ini pun akhirnya menyampaikan isi mimpinya kepada sang putra, sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an surat Ash-Shaffat ayat 102 yang artinya:

“Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar.”

Melihat ketaatan dan ketakwaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, Allah SWT kemudian mengganti Nabi Ismail dengan seekor kambing untuk disembelih. Selanjutnya, daging kambing tersebut dibagikan kepada umat Muslim yang membutuhkan. Itulah asal mula Idul Adha atau lebaran haji yang dilaksanakan oleh umat Islam di setiap tahunnya.

Hikmah lain dari lebaran haji atau hari raya kurban, lanjut H.Joni Kurnianto, adalah agar lebih dapat mengendalikan hawa nafsu, serta untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sebab, penyembelihan hewan kurban saat lebaran haji ini, dagingnya akan dibagikan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Disinggung soal, berapakah jumlah paket daging kurban yang akan di distribusikan kepada seluruh masyarakat, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati ini juga menyebut telah menyiapkan seribu paket daging kurban. Agar ramah, lingkungan, seluruh daging kurban tersebut di kemas dalam wadah “besek” (wadah yang terbuat dari anyaman bambu,red).

“Semoga, daging kurban yang didistribusikan kepada seluruh masyarakat ini dapat bermanfaat. Sehingga, meraka juga bisa merasakan arti kebersamaan untuk bisa dinikmati bersama dengan anggota keluarga di rumah,” harapnya.

Sementara itu salah seorang warga yang mendapatkan pembagian daging kurban pagi itu juga mengucap rasa syukurnya atas apa sudah diterimanya (daging kurban).

“Alhamdulillah, semoga tambah manfaat dan berkah buat pak Joni. Dan semoga tahun depan bisa melaksanakan kegiatan (membagikan daging kurban) dengan jumlah yang lebih banyak lagi,” kata Siti (41) sambil membawa daging yang diterimanya dari Kantor DPC Partai Demokrat Pati.

 

 

 

(Red/Tg)