Danramil 07/Bangsri Bantu Evakuasi Petani yang Tersambar Petir di Sawah

Jepara,www.suarhukum-news.com-Hujan lebat disertai petir yang melanda wilayah Desa Cempogo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, dan sekitarnya, pagi tadi, pada Selasa (16/2/2021). Menyebabkan tiga petani di sambar petir saat bekerja menanam bibit semangka di sawah milik Rahtrio. Dua diantara korban tewas berinisial  RHT (57) warga Desa Cempogo Rt 03.Rw 01, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara dan MRT (47) warga Desa Jeruk Wangi, Rt 03/Rw 07, Kecamatan Bangsri.(18/02)

Sementara, Satu korban yang sama bernsam Kartini (45) warga Desa Jeruk Wangi, Rt 03/Rw 07, Kecamatan Bangsri, masih mendapat perawatan di Puskesmas Bangsri 1.

Mendapat laporan dari salah satu warga, Danramil 07/Bangsri Kapten Inf Mukholik bersama Kapolsek bangsri bergegas menuju kelokasi untuk membantu evakuasi warga yang tersambar petir tersebut.

Saat ditemui, Danramil 07Bangsri Kapten Inf Mukholik bedasarkan dari keterangan saksi Matori (60) warga Desa Bondo Rt 01.Rw 08 Kecamatan Bangsri, mengatakan awal mula kejadian korban dan saksi bekerja di sawah, saat itu hujan lebat di sertai petir koban dan saksi berteduh di gubuk, setelah hujan agak reda korban kembali melanjutkan bekerja, namun sebelumnya sudah diingatkan oleh saksi.

“Kerjaanya dilanjut nanti karena ada petir namun korban tidak menghiraukan perkataan si saksi, Lalu korban kembali bekerja namun tiba-tiba korban tersambar petir di lokasi tersebut,” Kata saksi Matori (60).

Melihat hal itu, Saksi langsung meminta tolong kepada warga setempat dan melaporkan kepada aparat setempat, korban yang tersambar petir langsung di evakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Bangsri 1.

Hasil pemeriksaan dari dr. Ruli Choirul Syah mengungkapkan korban meninggal dunia murni karena tersambar petir, Terdapat luka bakar pada bagian dada dan Punggung.

Sementara korban Rahtrio (57) dan Murtiani (47) langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilaksanakan pemakaman, sedangkan Kartini (45) masih dirawat di Puskesmas Bangsri 1 dengan luka bakar punggung belakang bagian bawah.

Danramil Kapten Inf Mukholik menghimbau kepada seluruh masyarakat agar di tengah cuaca yang ekstrim ini selalu berhati-hati saat beraktivitas.

“Mengingat di bulan Februari ini hujan dengan intensitas tinggi yang disertai dengan petir. Untuk itu, hindari tanah yang lapang dan terbuka,” Pungkas Danramil.

 

(Red/Sh)

Author: suarahukum