Gelar Rakorda PD Provinsi Jateng, DPD dan 35 DPC se-Jateng, Tolak KLB

Semarang,www.suarahukum-news.com- Dalam upaya menunjukkan rasa konsistensi, prinsip dan loyalitas kepada pimpinan, Partai Demokrat pada hari ini, Jumat (05/03) telah menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah (Rakorda) tahun 2021, di Hotel Grand Candi Candisari Semarang. Adapun dalam kesempatan itu, Rakorda telah membuahkan sembilan (9) poin penting.(05/03).

Dalam Rakorda tersebut, di hadiri oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti, S.E.M.M, PLT Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, serta tiga puluh lima (35) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat, yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Hal itu di maksudkan sebagai bentuk loyalitas terhadap Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Yang di ikuti sekitar lima puluh (50) peserta.

Pada Kegiatan Rapat Koordinasi Daerah DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021, di hari pertama dengan melaksanakan Pers Realese menyikapi digelarnya KLB oleh mereka (kelompok) yang mencoba melakukan kudeta terhadap Partai Demokrat. Untuk itu, sebanyak 35 DPC Demokrat Jawa Tengah menunjukkan masih tetap loyal terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Adapun dalam Rakorda tersebut, telah menghasilkan sembilan poin penting, sebagai upaya untuk menunjukkan rasa konsekuensi dan sebagai bentuk prinsip jati diri Demokrat sejati, diantaranya;

1. Kami Partai Demokrat di Provinsi Jawa Tengah, Tetap solid. Baik ketua DPD dan DPC Jateng, dari 35 kabupaten/kota, tetap mendukung AHY untuk menjadi Ketua Umum. Dan tetap mendukung sepenuhnya terhadap SBY, untuk menjadi ketua majelis tertinggi Ketua Demokrat.

2. Kami bertanya, kalau ada orang yang menyatakan atau yang mengatakan, bahwa Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah hadir di Deli Serdang. Dengan ini kami nyatakan, bahwa itu bukan kami dan itu semua bohong. Yang jelas kami disini berkumpul, kami akan mengadakan Rakorda yang Insyaallah di buka besok Sabtu 06 Maret 2021, yang akan di hadiri oleh seluruh fraksi. Baik dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, yang berasal dari Provinsi Jawa Tengah.

3. Kami meminta kepada DPP dan juga DPC agar mengecek dan menindak tegas, bagi siapa saja yang mengatasnamakan kami, perwakilan sebagai ketua DPC maupun ketua DPD yang berangkat di KLB. Dengan ini jelas kami nyatakan bahwa kami tidak pernah berangkat di KLB Deli Serdang tersebut.

4. KLB itu tidak sah, karena mereka bukan pemilik suara yang sah.

5. Tentang 2 per 3 ketua DPD, saya sudah menghubungi dan mereka mengatakan tidak pernah berangkat di KLB Deli Serdang. Sehingga kita nyatakan KLB tersebut tidak sah. Karena tidak di hadiri oleh pemilik suara yang sah.

6. Setengah DPC Se-Indonesia, kami di Jateng utuh 35 DPC ada di Jateng dan disaksikan oleh seluruh wartawan, tidak benar kalau dikatakan 17 Ketua DPC Jateng hadir di KLB. Bisa dihitung dan di Lihat mereka saat ini Sah.

7. Kalau ada yang mengatakan Ketua DPD, DPC yang di Jateng telah menandatangani surat kuasa kami, itu tidak pernah, dan boleh di tanyakan kepada seluruh ketua DPC.

8. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat dalam hal ini pak SBY, tidak setuju dan tidak menandatangani terkait masalah KLB tersebut. Berati Semua terkait anggaran dasar rumah tangga Partai itu dinyatakan tidak sah.

9. Kami Partai Demokrat se-Jateng meminta kepada pemerintah, dalam hal ini Hukum dan HAM, agar tidak meng-SK kan atas kepengurusan KLB yang saat ini sedang berlangsung.

 

(Red/Sh)

Author: suarahukum