Bojonegoro, www.suarahukum-news.com | Tim Verifikasi Geopark Nasional (VGN), Rabu (11/06) telah melakukan kunjungan lapangan di sejumlah titik geopark Bojonegoro. Dalam kunjungannya, Tim VGN menyambangi Kecamatan Kalitidu, Malo, Kedewan dan Kasiman. Hal ini dilakukan guna proses revalidasi kawasan Geopark (taman bumi) di Kabupaten Bojonegoro. (12/06)
Salah satu Tim VGN Mirawati Sudjono dalam kesempatannya menyampaikan bahwa kegiatan revalidasi ini merupakan bagian dari evaluasi untuk memastikan kawasan Geopark (taman bumi) di Kabupaten Bojonegoro layak menuju Unesco Global Geopark (UGGp) dan memenuhi standar geopark internasional. Diantaranya seperti bidang pelestarian geologi, edukasi dan pengembangan ekonomi masyarakat berbasis pariwisata yang berkelanjutan.
“Adapun fokus pembahasan yaitu tentang kesiapan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan edukasi geopark, dan strategi promosi,” tuturnya.
Lebih lanjut Sudjono juga mengatakan bahwa rangkaian revalidasi hari ini diawali dengan memgunjungi Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro di Jl. Panglima Sudirman No 24 Bojonegoro. PIG ini sebagai sarana untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya konservasi geologi sekaligus menjadi wisata edukasi bagi masyarakat Bojonegoro.
“Dalam room tour tersebut tim VGN memberikan banyak masukan yang harus dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro untuk mengelola gedung PIG,” lanjutnya.
Usai kunjungan di PIG, tim VGN menuju biosite kebun belimbing di Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu. Desa ini, pada tahun 2014 menjadi desa wisata terbaik. Dan pada 2018 menjadi kawasan agropolitan terbaik di Jawa Timur.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Ngringinrejo Endang Sriwigati juga menyampaikan bahwa keunikan dan kelebihan agrowisata belimbing diantaranya seperti produk makanan dan minuman yang dihasilkan dari buah belimbing.
“Produk yang dihasilkan diantaranya selai belimbing, sirup belimbing, jenang/dodol belimbing dan produk lainnya,” ungkap Kepala Desa Ngringinrejo.
Selain itu, Endang Sriwigati juga berharap masukan dan saran dari tim VGN untuk mengelola agrowisata buah belimbing agar dapat berkembang lebih baik lagi.
“Semoga kedepan Agrowisata Belimbing dapat mendunia,” harapnya.
Untuk diketahui, Tim VGN kemudian melanjutkan kunjungan di penangkaran rusa turut Desa Malo, Kecamatan Malo, kemudian di pusat gerabah Desa Rendeng Kecamatan Malo yang dilanjutkan berkunjung di geosite petroleum Teksas Wonocolo, Kecamatan Kedewan.
Di Wonocolo ini, juga diketahui terdapat penambangan minyak yang masih dikelola dengan cara tradisional. Teksas Wonocolo dipilih dan diusulkan sebagai geosite di dalam Petroleum Geoheritage Bojonegoro, karena di tempat tersebut tersingkap batu-batuan yang mewakili sistem petroleum dan pengambilan minyak tradisional pada sumur-sumur peninggalan masa kolonial Belanda.
Selain itu, Teksas Wonocolo kini menjadi lokasi wisata edukasi di Bojonegoro. Terdapat Rumah Singgah yang menjadi learning center tentang minyak dan cara pendayagunaan. Selain itu juga terdapat wisata adventure dengan menggunakan Jeep di seputar kawasan tersebut.
(Red/Sh)






