Bupati Haryanto dan jajaran Forkompimda kabupaten Pati melakukan monitoring ke sejumlah desa yang di anggap rawan ,  jelang Pilkades serentak yang akan di laksanakan pada tanggal 15 Desember 2018 .

Pati , www. suarahukum-news.com – Setelah calon kepala desa diberi pembekalan dan pengarahan di Pendopo beberapa waktu lalu, tak lantas membuat Bupati Pati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin dan jajaran Forkopimda Kabupaten Pati menyurutkan niat untuk monitoring pelaksanaan Pilkades di daerah yang dianggap rawan perseteruan. ( 14 / 12 )

Kamis malam (13/12) Bupati Haryanto dan jajaran Forkopimda kembali melakukan monitoring pelaksanaan persiapan pesta demokrasi bagi desa yang dianggap rawan.

Monitoring malam lalu mengarah di Desa Trangkil Kecamatan Trangkil, yang berlanjut ke Desa Pohijo Kecamatan Margoyoso dan terakhir di desa Bulungan Kecamatan Tayu.

Haryanto menjelaskan secara umum bahwa setelah monitoring persiapan Pilkades di beberapa tempat berjalan relatif aman, lancar dan damai.

Bupati berharap panitia bisa melaksanakan tugasnya sesuai regulasi dan juknis yang ada. Apalagi tim dari Pemkab Pati juga sudah menyiapkan soal ujian apabila dimungkinkan terjadi draw saat hasil penghitungan suara nanti.

“Misalnya saat perhitungan suara dengan hasil akhir yang sama, akan berlaku beberapa ketentuan. Ini telah kami sosialisasikan kepada panitia Pilkades, dan berharap para calon kades bisa memahami aturan tersebut,” tegasnya.

Bupati menambahkan kuncinya adalah panitia harus profesional, pengawas juga harus profesional dan calon harus bisa mengendalikan pendukungnya. “Saya disini bersama Forkopimda akan memonitor secara langsung kondisi di lapangan sehingga proses Pilkades ini berjalan dengan sukses,” janjinya.

Di setiap lokasi Pilkades, Bupati mengapresiasi kerja keras panitia dalam mempersiapkan pemilihan. “Secara umum saya rasa sudah bagus dari segi penataan bilik dan lainnya. Saya berharap pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan sukses aman lancar dan damai sehingga terpilih kepala desa yang nantinya akan melanjutkan roda pemerintahan di desa masing masing,” tandasnya.

( Red / Tin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.