Kasus Pembunuhan di Talun Terus Bergulir , Keluarga Korban; Usut Tuntas 

Daerah21 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Keluarga korban tragedi “Tongtek Berujung Maut” di Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati meminta agar kasus yang menewaskan nyawa keponakannya tersebut dapat berjalan dengan independen dan terbuka. Hal ini sebagai bentuk transparansi penanganan perkara yang dilakukan oleh pihak berwenang. (28/03).

“Kami meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) lebih transparan serta dapat mengusut tuntas para pihak yang terlibat. Dan kami menuntut dua hal, Pertama keluarga ingin diadakan reka adegan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan Kedua agar saksi dari tersangka sama korban dipertemukan,” ungkap Nailis Sa’adah, perwakilan keluarga korban, Sabtu (28/03)

Pihak keluarga korban mengaku kecewa lantaran perkara tersebut sudah masuk pelimpahan di Kejaksaan.

Sementara itu Kuasa Hukum Korban dalam kesempatannya juga mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan penambahan 5 saksi baru. Serta penambahan bukti baru terkait peristiwa yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban FD (18).

“Hari ini kami telah mengajukan saksi-saksi baru serta memberikan bukti tambahan kepada penyidik Polresta Pati,” ujar Nailal Afif, S.H,M.H, selaku Kuasa Hukum Korban, Sabtu (28/03).

Lebih lanjut Kuasa Hukum korban juga mengatakan bahwa petunjuk bukti penting tersebut diantaranya seperti rekaman video CCTV di sekitar lokasi kejadian. Serta beberapa point penting lainnya seputar peristiwa.

“Semoga dengan adanya penambahan keterangan dari saksi baru serta beberapa bukti pentujuk yang kami sampaikan, diharapkan agar perkara ini lebih terang benderang,” lanjutnya.

Sementara itu dilokasi yang sama Pj Kepala Desa Talun mengatakan bahwa kehadirannya bersama dengan beberapa perangkat desa lainnya di Kantor Polresta Pati adalah untuk mendampingi warganya yang ingin mencari keadilan atas persoalan yang ada.

“Kami disini selaku pemerintah desa telah menindaklanjuti hasil audisi bersama warga tadi malam (Jumat, 27/03/26) yaitu tentang adanya penambahan saksi-saksi serta penambahan petunjuk bukti dalam peristiwa tersebut,” ungkap Mat Soleh, Pj Kepala Desa Talun.

Pada kesempatan itu, Pj Kepala Desa Talun juga meminta agar semua pihak dapat saling menahan diri, serta tetap menciptakan situasi yang kondusif dilingkungan desa. Hal ini agar ketegangan antar sesama warga tidak lagi terjadi, dan memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai dengan prosedur.

 

 

 

 

(Red/Sh)