Asosiasi Perangkat & Kepala Desa : Kami Tidak Pernah Menggeruduk Mapolres Pati, ” Wes Ora Jamane “

Pati, www.suarahukum-news.com – Asosiasi solidaritas perangkat dan kepala desa yang ada di Kabupaten Pati pada hari ini, Rabu ( 09/09 ) menegaskan, bahwa pihaknya tidak pernah menggeruduk Kantor Mapolres Pati terkait tentang aduan dugaan ancaman yang di lakukan oleh salah satu oknum lembaga sosial kepada salah satu kepala desa di Kecamatan Winong Kabupaten Pati, yang saat ini telah menjalani proses penyelidikan oleh pihak berwajib . ( 09/09 )

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Desa Margorejo, Nabianto, S.H, saat mewakili para kepala desa dalam juru bicara sebagai Ketua Tim untuk menyelesaikan permasalahan yang saat ini tengah di tangani oleh pihak penyidik Polres Pati.

” Terkait tentang adanya dugaan ancaman yang di lakukan oleh salah satu oknum LSM kepada Kepala Desa Tlogorejo Kecamatan Winong pada beberapa waktu lalu melalui sambungan telfon yang di adukan ke Kantor Polres Pati, saat ini masuk pada tahapan penyelidikan, dan tahapan yang dilalui oleh tim penyidik sudah sesuai dengan prosedur dan protap penanganan perkara “, ujar Nabianto di kantor Pasopati hari ini, Rabu ( 09/09 ) siang

( dok.foto ) Tim perwakilan Asosiasi solidaritas perangkat dan kepala desa Kabupaten Pati beserta kuasa hukum nya saat melakukan konfirmasi di Kontor Badan Kesbangpol Pati. Rabu ( 09/09/2020 )

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan kapada seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Pati untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan ,” Jadi kalau menggeruduk kantor Mapolres Pati sudah tidak jamanya lagi, semua itu tetap harus melalui tahapan, kalau unsur aduan tersebut sudah cukup bukti, maka pihak berwajib juga akan menindak tegas bagi siapa saja yang secara terbukti melanggar hukum dan undang-undang “, imbuhnya dengan nada tegas

Sementara itu, Kepala Desa Mintorahayu Kecamatan Winong, Dwi Totok, S.Pd, selaku ketua Pasopati Kabupaten Pati dalam sambutan pembukanya saat mengawali acara tersebut pihaknya juga menyampaikan, jika permasalahan tersebut sudah diserahkan kepada tim.

” Terkait permasalahan tersebut, secara keseluruhan sudah diserahkan kepada tim, jadi nantinya tim itulah yang akan menanganinya “, tuturnya singkat

Usai menggelar Pres Rilis di Kantor Pasopati, kemudian beberapa perwakilan kepala desa dan tim kuasa hukum bergeser menuju Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Pati, guna melakukan konfirmasi terkait data LSM yang tercatat di badan Kesbangpol Kabupaten Pati berikut fungsinya ( LSM ) sesuai dengan tujuan perkumpulan tersebut didirikan.

” Sesuai dengan data yang ada, untuk LSM GJL belum dicatatkan di Badan Kesbangpol Pati, meskipun secara kedudukan berkantor di Kabupaten Pati, namun sudah dicatatkan di Kantor Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah “, terang Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pati saat di konfirmasi oleh tim Asosiasi solidaritas perangkat dan kepala desa Kabupaten Pati.

Sementara itu, Salah satu tim yang menangani dalam perkara tersebut juga mengatakan, disini kita hanya konfirmasi pada instansi terkait mengenai legalitas kelembagaan maupun fungsi dan peranan nya di masyarakat.

” Konfirmasi di Kantor Kesbangpol Kabupaten Pati ini bertujuan untuk mengetahui daftar LSM mana saja yang secara legalitas memenuhi persyaratan sesuai dengan perijinan, kedudukan maupun fungsinya dalam menjalankan fungsinya di masyarakat sebagai lembaga kontrol sosial “, pungkas Saman, S.H, M.H dalam mengakhiri wawancara nya dengan awak media di depan Kantor Badan Kesbangpol Pati

Dalam acara jumpa pers di Kantor Pasopati tersebut turut di hadiri oleh sejumlah pengurus Pasopati, Asosiasi Perkumpulan Perangkat dan Kepala Desa Kabupaten Pati , Kapolsek Pati, Koramil Pati, Kanit Shabara, serta para kepala desa di Kabupaten Pati.

Acara yang berlangsung cukup singkat tersebut berjalan lancar, dan tetap menggunakan protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak dan handzainataser, mengingat masa pandemi Covid-19 belum berakhir.

 

( Red / Tg )

Author: suarahukum