Ketua DPRD Pati Kecam Pelaku Asusila Terhadap Korban Penyandang Disabilitas

Advertorial2286 Dilihat

Pati,www.suarahukum-news.com-Korban Asusila yang kasusnya kini masih di tangani oleh jajaran Unit IV Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Pati telah mendapat respon dan perhatian serius dari berbagai pihak. Sebelumnya, korban juga mendapatkan pendampingan hukum dari Yayasan Women and Child Center (WCC) Kabupaten Pati, Dinsos Kabupaten Pati dan Dinsos Dinsos Provinsi Jawa Tengah pada beberapa hari kemarin, dengan menghadirkan Ahli Tuna Wicara. Hari ini, Minggu (16/01) sore, Ali Badrudin yang merupakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pati juga menujukan rasa empatinya dengan memberikan suport mental dan sejumlah bahan sembako untuk membantu meringankan beban keluarga. (16/01).

“Hari ini kita berkunjung kerumah korban, untuk memberikan support mental dan dukungan moril,” ujar Ali Badrudin, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pati, Minggu (16/01), sekitar pukul 18.10 Wib.

Penyerahan bantuan sembako dan sejumlah uang untuk membantu meringankan beban keluarga korban. Minggu (16/01).

Lebih lanjut Ali Badrudin juga meminta kepada pihak berwajib untuk segera mengungkap pelaku atas dugaan Asusila yang menimpa korban, dan diketahui seorang penyandang disabilitas tuna wicara.

“Sikis dan mental korban pastinya sangat terpukul. Kami juga berharap agar Dinas Sosial Kabupaten Pati memberikan ahli psikologi untuk memulihkan mental korban,” imbuhnya sore itu.

Ditambahkan oleh Ali, Kami juga berharap kepada pemerintah desa ataupun tetangga dan lingkungan agar jangan memberikan komentar ataupun bahasa yang dapat menambah luka hati korban maupun keluarga korban. Kasus seperti ini memang harus mendapatkan perlakuan dan penanganan khusus. Karena, selain mengungkap pelaku perbuatan keji ini, korban saat ini sedang dalam kondisi hamil 6 bulan.

Kami juga meminta kepada Puskesmas ataupun pihak tenaga medis agar ikut berperan dalam memberikan kontribusi dengan ikut meringankan beban keluarga.

Kepala Puskesmas Tayu I, Dr. Prastyo Adi Wijayanto, Minggu (16/01).

“Tenaga medis harus ikut berpartisipasi, setidaknya dalam proses persalinan harus gratis,” ucap Ali Badrudin menambahkan.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Tayu I, Dr. Prastyo Adi Wijayanto juga menuturkan, pihaknya selaku mewakili dinas tingkat Kabupaten Pati, akan selalu memantau perkembangan kesehatan ibu dan janin pada korban tindak Asusila tersebut.

“Kami bersama bidan desa akan memantau terkait kesehatan secara berkala untuk memastikan kesehatannya. Terkait dengan persalinan biayanya akan kami gratiskan,” pungkasnya.

Diketahui bahwa, dalam kunjungan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin ke rumah korban tindak asusila penyandang disabilitas di Desa Tayu Kulon Kecamatan Tayu juga memberikan sejumlah bahan sembako dan sejumlah uang tunai untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, terlebih ibu korban saat ini juga mengalami sakit lumpuh.

 

 

 

(Red/Tg)