PISEW Desa Mulyoharjo dan Sidokarto, Kades: Tumbuhkan Ekonomi Disektor Pertanian

Daerah1810 Dilihat

 

Pati, www.suarahukum-news.com | Adanya tumpukan bahan material bangunan berwarna coklat tua (menyerupai batu padas) di lokasi pekerjaan PISEW Desa Mulyoharjo dan Desa Sidokerta, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah ternyata bukan digunakan sebagai bahan pembangunan Talud. Akan tetapi, material tersebut akan digunakan sebagai campuran Pekerjaan Makadam Jalan Pertanian. (02/06)

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Desa Mulyoharjo Joko Mujianto saat dikonfirmasi Media ini, Jumat (02/06) malam. Pihaknya menyebut, jika material Batu Padas berwarna coklat tua tersebut, bukan untuk material Talud, akan tetapi rencananya akan digunakan untuk Makadam. Jadi, sebelum menggunakan bahan campuran lain seperti, koral ukuran 5-7, Sirtu dan lainnya. Maka, untuk menutup cekungan (lobang) rencananya kami memakai bahan tersebut.

“Untuk saat ini, pekerjaan talud yang kami kerjakan disebelah timur sudah mau rampung. Sehingga, untuk selanjutnya kita masuk ke tahap berikutnya, yaitu dengan melaksanakan pekerjaan makadam,” ujar Kades Mulyoharjo saat di konfirmasi Media ini, Jumat (02/06) malam.

Lebih lanjut pihaknya juga menyampaikan jika pekerjaan yang telah dilaksanakan tersebut sudah mendapat peninjauan dan pengawasan langsung dari pihak Balai. Namun, saat dilakukan pemeriksaan dilapangan kami hanya disuruh mengganti jenis Pasir saja. Yang semula kami memakai pasir pasang dari Sluke, agar di ganti dengan pasir pasang dari Muntilan.

“Sehingga, penggunaan pasir pasang yang dari Sluke, telah dihentikan pemakaiannya, dan telah diganti dengan menggunakan pasir pasang yang dari Muntilan. Jadi pelaksanaan pekerjaan sudah kami kerjakan sesuai dengan RAB,” imbuhnya.

Disinggung soal ketebalan Makadam, Kades Mulyoharjo juga menambahkan jika ketinggian makadam rencananya setinggi 30-40 Cm dari titik nol (permukaan tanah). Sehingga, untuk menutup cekungan atau lobangan yang berada di jalan pertanian tersebut, maka kami menggunakan batu padas terlebih dahulu.

Pada kesempatan itu, Joko Mujianto juga berharap agar bantuan keuangan dari pemerintah yang diberikan untuk pembangunan peningkatan jalan pertanian, mampu meningkatkan roda perekonomian kerakyatan dibidang pertanian.

“Semoga, dengan terlaksananya program dari pemerintah untuk membangun akses jalan pertanian yang menghubungkan antara Desa Mulyoharjo dan Desa Sidokerta dapat bermanfaat. Khususnya bagi para petani di dua desa ini,” tandasnya.

Untuk diketahui, Desa Mulyoharjo dan Desa Sidokerto, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah telah mendapatkan program pemerintah dengan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) untuk Peningkatan Ruas Jalan Usaha Tani Desa Mulyoharjo-Sidokerto (Perkerasan Jalan Telford) yang bersumber dari APBN sebesar Rp. 500.000.000,00,- (Lima ratus juta rupiah).

 

 

 

(Red/Tg)

News Feed