Plt Bupati: Kesempatan Haji Kini Jadi Anugerah yang Makin Istimewa

Daerah155 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji kini menjadi anugerah yang semakin istimewa. Pasalnya, masa tunggu keberangkatan mencapai sekitar 29 tahun. Hal itu diingatkan Chandra pada saat menghadiri Tasyakuran Jemaah Haji Kabupaten Pati 1447 H/2026 dan Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (8/7/2026).

Sedikitnya, kegiatan tersebut telah dihadiri oleh sekitar 1.337 para tamu undangan, dan sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar sesama, serta sekaligus dijadikan sebagai sarana sosialisasi kebijakan baru dalam mengenai pembayaran dam.

“Hari ini kita patut bersyukur, karena Bapak-Ibu telah memperoleh kesempatan yang sangat istimewa. Saat ini masa tunggu keberangkatan haji sekitar 29 tahun. Karena itu, nikmat ini harus disyukuri dan dijaga sebaik-baiknya,” ujar Chandra dalam sambutannya, Rabu (08/07).

Pada kesempatan itu, Chandra juga menyampaikan rasa syukur atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang berlangsung lancar. Ia juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, sehingga para jemaah dapat kembali ke tanah kelahirannya di Kabupaten Pati dalam keadaan sehat dan selamat.

“Saya berharap, seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi keluarga, lingkungan, dan Kabupaten Pati,” kata Chandra.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati juga mengungkapkan bahwa jemaah haji Kabupaten Pati yang hadir dalam kegiatan tersebut berjumlah 1.274 orang, terdiri atas 563 laki-laki dan 711 perempuan. Sehingga, kehadiran para jemaah menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

“Saya juga memohon doa dari bapak dan ibu serta seluruh jemaah agar Kabupaten Pati senantiasa diberi keberkahan, semakin maju, dan masyarakatnya hidup makmur,” tambahnya.

Dalam mauidhoh hasanah, KH. Moh. Imam Al-Mukromin, M.Ag juga mengajak kepada seluruh jemaah untuk menjaga kemabruran haji dengan terus meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak setelah kembali ke Tanah Air. Menurutnya, kemabruran tidak berhenti di Tanah Suci, akan tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

“Istiqamahlah dalam salat, zikir, selawat, dan amal saleh. Jadilah teladan di tengah keluarga maupun masyarakat, serta jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat mengurangi nilai ibadah. Semoga Allah SWT senantiasa menerima seluruh amal haji dan melimpahkan kesehatan,  serta keberkahan kepada kita semua, amin,” tutur KH Moh Imam Al Mukromin. (ADV)

 

 

(Red/Sh)