Sedang Asik Ngamar di Hotel, Sembilan Remaja di Amankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja

Blora,www.suarahukum-news.com-Sembilan anak remaja, pada hari Selasa (09/03) terjaring razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja di salah satu kamar hotel yang beralamat di Jl. Hayam Wuruk, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.(12/03).

Seperti yang di lansir dari blornews.com, yang terbit pada tanggal 12 Maret 2021 dengan judul “9 REMAJA NGAMAR DI HOTEL CEPU DI RAZIA POL PP”. Bahwa hal itu juga di benarkan oleh Kasi Trantib Kecamatan Cepu, Listyo Winarno, Kamis (12/03). Dalam keteranganya, dari sembilan anak remaja tersebut, terdiri dari enam anak perempuan dan tiga anak laki-laki, yang masing-masing satu kamar di isi oleh tiga orang anak.

“Sedangkan untuk lainnya yang sedang berada di dalam kamar di lantai satu hotel, mereka telah kabur,” terang Kasi Trantib Kecamatan Cepu, Listyo Winarno.

Masih kata Listyo, Awalnya memang tidak ada rencana untuk melakukan razia. Saat itu dirinya sedang bersama dengan seorang anggota Satpol PP yang hendak memutar balik mobilnya, usai mengecek di lokasi kejadian, atas peristiwa orang meninggal dunia secara mendadak.

“Saat itu kami menuju kantor secara pelan-pelan, Kemudian melihat banyak sepeda motor yang terparkir di Hotel itu. Saat kami putar balik, ternyata mereka (anak-anak) pada lari. Saat kami turun dari mobil , bocah di lantai pertama langsung  buyar,” tambahnya.

Dari sikap itu, Listyo pun menaruh curiga, dan akhirnya dirinya mengecek ke kamar hotel di lantai dua. Dan ternyata, dari tiga kamar terdapat 9 anak, yang terdiri atas 6 anak perempuan dan 3 anak laki-laki. Masing-masing satu kamar diisi oleh 3 anak.

“Saat di periksa, dari ponsel miliknya (anak-anak) terdapat aplikasi situs yang kurang layak untuk di tonton,” ucapnya.

Dari keterangannya, ke-sembilan anak remaja itu belum ber KTP, Adapun dirinya (anak-anak) dapat menyewa kamar hotel ,dengan cara kamar tersebut sebelumnya sudah disewa oleh orang dewasa, dengan meninggalkan KTP nya. Namun yang bersangkutan tidak berada di hotel saat dilakukan pemeriksaan.

Atas kejadian itu, Selanjutnya anak-anak tersebut langsung dibawa ke Kantor Kecamatan Cepu, untuk mintai keterangan lebih lanjut. Dan selanjutnya dilakukan pemanggilan kepada orangtua masing-masing, agar di berikan pembinaan.

 

(Red/Sh)

Author: suarahukum