Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, Diskominfo Pati adakan Ketoprak Virtual yang Ketiga

Pati,www.suarahukum-news.com-Dalam rangka Sosialisasi Penegakan Hukum Pemberantasan Cukai Rokok Ilegal, Diskominfo Pati, Rabu (25/08/2021) telah mengadakan acara kesenian Ketoprak Wahyu Manggolo dengan Judul “Gempur Rokok Ilegal”.(26/08).

Acara dibuka oleh Kepala Diskominfo, yang diwakili oleh Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Endah Murwaningrum. Dalam sambutannya, pihaknya menekankan bahwa “Gempur Rokok Ilegal” menuntut komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap ketentuan di bidang cukai.

“Khususnya rokok ilegal. Hal itu  dimaksudkan agar peredarannya dapat menurun, sehingga pada suatu hari dapat hilang sama sekali,” ujarnya.

Sosialisasi tersebut juga menggandeng teman-teman seniman agar lebih mengena ke masyarakat.

“Jadi, tidak hanya menyaksikan pertunjukan ketoprak, tapi sekaligus mengedukasi warga masyarakat untuk membeli rokok yang legal, Sosialisasi dilakukan secara streaming dan diunggah dibeberapa kanal dan you tube channel yang dikelola oleh Diskominfo Kabupaten Pati,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, juga turut dihadiri Bea Cukai Kudus, Didit Ghofar dan  Taswito.

Dalam sambutannya pihaknya juga memberikan beberapa cara untuk mengetahui rokok tersebut kategori ilegal atau legal, misalnya dengan mengecek pita cukai yang ada pada kemasan rokok.

“Ada beberapa modus pelanggaran rokok ilegal, yaitu rokok tanpa pita cukai (polos), rokok dengan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai bekas, rokok dengan pita cukai yang tidak sesuai dengan peruntukannya, dan yang tidak sesuai dengan haknya,” ujar Taswito.

Sementara dalam kesempatan yang sama Didit Ghofar juga menambahkan bahwa Dinas Kesehatan mengeluarkan peraturan tentang batas wajar tubuh menerima tar dan nikotin.

“Jadi, rokok yang legal sudah melalui cek laboratorium sebelum didistribusikan,” imbuh Didit Gofar.

Selain dari Kantor Bea Cukai Kudus, juga hadir narasumber dari Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pati, Bayu Adi Nugroho.

Pada kesempatan itu pihaknya juga menjelaskan tentang hasil dari pita cukai tersebut sangat membantu sumber pendapatan penting bagi pemerintah yang hasilnya dibagikan untuk berbagai sektor.

Acara itu dimoderatori oleh Drajat Kiswanto, dari Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pati, sebagai sekretariat pengelola Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.

 

 

 

 

 

(Red/Sh)

Author: suarahukum