TAK BISA BERENANG , AIR TERJUN LOROTAN SEMAR TELAN KORBAN JIWA

Diduga kehabisan oksigen saat berenang di bawah air terjun kawasan obyek wisata lorotan semar , pemuda asal Kabupaten Kudus meninggal dunia . Minggu ( 16 / 6 )

Pati , www.suarahukum-news.com – Salah satu pelajar kelas 3 SMPN 1 Mejobo dari Kabupaten Kudus yang bernama Feri Aditya Saputra ( 14 ) di duga telah menjadi korban tenggelam saat mandi di sungai bersama teman sebayanya , peristiwa naas itu terjadi di salah satu tempat wisata yang ada di kawasan lereng pegunungan kendeng utara atau lebih tepatnya berada di kawasan obyek wisata lorodan semar turut Desa Sumbersari Kecamatan Kayen Kabupaten Pati . ( 16 / 6 )

Kronologi kejadian bermula ketika pada hari Minggu ( 16 / 6 ) korban bersama dengan sembilan orang teman lainnya menuju obyek wisata Lorodan Semar dengan mengendarai 5 unit sepeda motor. Sesampainya di lokasi sekitar pukul 10.00 Wib , korban dan teman-temannya langsung masuk ke obyek wisata dan menuju ke lokasi posisi air terjun yang paling bawah untuk berenang.

Kemudian pada saat itu korban sudah diingatkan teman-temanya agar tidak ikut berenang, lantaran korban tidak bisa berenang. Namun korban tetap nekat dan ikut berenang ke dalam air. Selanjutnya korban mendadak terpeleset dan jatuh di air yang posisinya cukup dalam , saat itu korban sempat mendapatkan pertolongan dari para temanya dengan memegang kaki korban , namun naas , kaki yang sempat di pegang temanya itu terlepas hingga akhirnya korban tidak terlihat .

Melihat kejadian hal itu sontak para teman-teman nya langsung meminta tolong kepada penyelenggara obyek wisata untuk mencari korban ke dasar sungai. Namun ketika ditemukan, korban sudah dalam keadaan lemas dan langsung dilarikan ke RSUD Kayen untuk mendapatkan pertolongan. Namun setelah sampai di RSUD korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto,S.Ik melalui Kapolsek Kayen AKP Tejo Pramono, S.H , menyampaikan bahwa korban atas nama Fani Aditya Saputra meninggal karena murni kecelakaan , dan melalui pemeriksaan tem medis dari RSUD Kayen dan hasil olah TKP dari kepolisian ;

” Sesuai dengan hasil pemeriksaan oleh tem para medis di RSUD Kayen , korban di nyatakan meninggal dunia akibat kehabisan oksigen lantaran terlalu lama berada di dalam air , ” tuturnya

Sesaat sebelum kejadian , Lanjut Kapolsek Kayen AKP Tejo Pramono , ” Sebelum peristiwa naas ini terjadi, korban sudah mendapatkan peringatan dari para teman-temannya agar tidak ikut berenang lantaran di ketahui korban tidak bisa berenang , dari hasil olah TKP dan Pemeriksaan medis , kejadian ini murni kecelakaan dan tidak ada unsur kesengajaan , ” pungkasnya

( Red / Yn )

Author: suarahukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.