Terima Audensi Mahasiswa, Plt Chandra; Beasiswa Garuda Cair Mulai Pekan Depan

Daerah136 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Sempat menjadi perdebatan diruang publik hingga muncul isu liar di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pati akhirnya memastikan bahwa pencairan Beasiswa Garuda yang sempat tertunda selama tiga bulan, dapat mulai dicairkan pada pekan depan. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, usai menerima audiensi dengan perwakilan mahasiswa dan orang tua dari penerima Beasiswa Garuda di Ruang Kembangjoyo, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Senin (06/07).

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pati juga menegaskan bahwa program tersebut (beasiswa) akan tetap dilanjutkan hingga para penerima manfaat menyelesaikan jenjang pendidikannya.

Pada kesempatanya, Chandra juga  mengatakan bahwa pemerintah daerah akan berkomitmen menjaga keberlangsungan program beasiswa sebagai salah satu strategi pengentasan kemiskinan melalui pendidikan.

Menurutnya, seluruh mahasiswa penerima manfaat akan tetap memperoleh haknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Rencana minggu depan sudah kita laksanakan pengiriman tiga bulan yang tertunda. Untuk tiga tahun ke depan hak mereka akan tetap didapatkan sebagaimana sebelumnya. Kami juga sedang memperbaiki regulasi agar program ini semakin kuat dan berkelanjutan,” ujar Chandra.

Selain itu, Ia juga menjelaskan keterlambatan pencairan bukan disebabkan akibat penghentian program, akan tetapi dikarenakan sebagian dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan baru tersedia pada akhir Juni hingga awal Juli 2026.

Diakui Chandra, bahwa selama ini pembiayaan Beasiswa Garuda masih bergantung pada dukungan CSR, sehingga belum memiliki kepastian pendanaan setiap tahunnya.

“Kami tidak ingin terus bergantung pada CSR. Ke depan, kami akan menyiapkan dasar hukum agar pembiayaan beasiswa dapat didukung APBD sehingga keberlanjutannya lebih terjamin,” tegas Chandra.

Chandra juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati juga telah berkoordinasi dengan Bank Jateng dan Baznas Kabupaten Pati untuk memastikan pencairan bantuan biaya hidup bagi 183 mahasiswa penerima beasiswa tersebut.

Sementara itu, Pramudjianto Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Pati pun memberikan dukungan terhadap keberlanjutan program beasiswa tersebut.

“Dari total alokasi CSR Bank Jateng tahun 2026 sebesar Rp1,5 miliar untuk berbagai kegiatan sosial, beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi tetap menjadi salah satu prioritas sesuai ketentuan yang berlaku”, terangnya.

Ditempat yang sama, Pendamping orang tua mahasiswa, Dedi Gunawan, mengapresiasi audiensi yang difasilitasi Pemkab Pati. Ia berharap kepastian pencairan beasiswa dapat memberikan ketenangan bagi 183 mahasiswa penerima manfaat yang sempat tertunda pada tiga bulan terakhir ini.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan bahwa program Beasiswa Garuda akan terus dipertahankan sebagai investasi sumber daya manusia.

Pemkab Pati juga akan memperluas sumber pendanaan serta memperkuat regulasi agar keberlanjutan beasiswa tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana CSR.

 

 

(Red/Sh)