Tinjau bersama Investor, Wabup Chandra; Sektor Perikanan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah 

Daerah1164 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Wakil Bupati Pati  Risma Ardhi Chandra bersama sejumlah pelaku usaha di sektor perikanan, Rabu (11/06) telah melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Wilayah Juwana. (11/06)

Dalam kunjungannya tersebut, Wakil Bupati telah mengungkapkan besarnya potensi sektor perikanan yang dimiliki oleh Kabupaten Pati, termasuk rencana strategis guna menarik investasi dari dunia usaha.

“Kita di sini memiliki potensi sekitar 1.600 kapal purse seine dan kapal cantrang. Ini adalah potensi luar biasa yang dimiliki oleh Kabupaten Pati,” ujar Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (11/06)

Dalam kunjungan tersebut, tampak pula dari Winarso perwakilan PT Sinar Mas Group, serta sejumlah perwakilan pelaku usaha di sektor perikanan.

Mereka (para investor) datang secara langsung untuk melihat potensi perikanan di wilayah Pati serta merespons positif soal peluang investasi yang tersedia.

“Mereka (investor) sangat antusias untuk membuka pabrik pengolahan ikan di Kabupaten Pati. Ini tentu menjadi kabar baik, karena bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor perikanan,”  tambahnya.

Tak hanya pada sektor penangkapan ikan, lanjut Risma Ardhi Chandra, Potensi budidaya ikan juga menjadi perhatian yang cukup serius untuk dapat dikembangkan.

Menurut Wakil Bupati, terdapat sejumlah tambak produktif seperti tambak Nila Salin, Tambak Bandeng, dan Tambak Lele, yang bisa dikembangkan lebih lanjut untuk penyediaan pakan lokal.

“Selama ini pakan masih banyak diimpor atau diambil dari daerah lain. Dengan melihat potensi tambak yang kita miliki, kita berharap ini bisa menjadi solusi mandiri untuk kebutuhan pakan,” jelas Wabup Risma Ardhi Chandra.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh langkah-langkah dunia usaha yang ingin berinvestasi, “Termasuk dalam hal perizinan, infrastruktur dan koordinasi lintas sektor,” pungkasnya.

 

 

 

 

(Red/Sh)