Wujudkan Pati Bersih Prostitusi, Satu Persatu Tempat Esek-Esek Ditutup Petugas

Pati, www.suarahukum-news.com-Menindaklanjuti Komitmen dan Deklarasi bersama tentang penutupan tempat prostitusi di Kabupaten Pati yang ditandatangani oleh Bupati Pati, Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, dan para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati pada Rabu (18/08/2021) untuk menuju Pati bersih Prostitusi. Sejumlah tempat yang diduga sebagai penyedia jada layanan esek-esek sudah mulai diterbitkan oleh petugas gabungan. (27/08).

Seperti kegiatan pada Kamis (26/08) pagi, petugas gabungan dan jajaran Forkopimcam Tayu, Kabupaten Pati, telah melaksanakan penutupan sejumlah tempat prostitusi terselubung yang berlokasi di Desa Sambiroto dan Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu.

Kegiatan ini juga mendapat pengawalan dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, yang diwakili oleh Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Djuharianto, Polsek Tayu, Koramil Tayu, serta dihadiri oleh Kepala Diskominfo sebagai Koordinator Bidang Sosialisasi Tim Pencegahan dan Penanggulangan Prostitusi di Kabupaten Pati, yang diwakili oleh Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Endah Murwaningrum serta Kasi Pengelolaan Jaringan Komunikasi Publik, Mathitha Ranti HP.

Adapun penutupan tersebut dilakukan dengan melakukan pemasangan banner yang berisi Himbauan Penutupan Tempat Prostitusi.

Untuk di Desa Sambiroto Kecamatan Tayu telah terdapat sekitar 3 bangunan fisik yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi terselubung, sedangkan di Desa Margomulyo telah terdapat satu bangunan yang memiliki 4 (empat) kamar.

“Tim Gabungan menghimbau kepada pemilik lokalisasi untuk menutup tempat prostitusinya karena sudah melanggar Keputusan Bupati Nomor 050/3168 Tahun 2021 tentang Pembentukan Tim Pencegahan dan Penanggulangan Prostitusi di Kabupaten Pati”, ujar salah satu petugas di sela pemasangan baner, sebagai bentuk himbauan agar pemilik bangunan dapat segera menaati aturan pemerintah daerah.

Penutupan lokalisasi di Kabupaten Pati sendiri sejauh ini terbilang cukup kondusif dan tidak terlalu banyak kendala yang berarti. Hal itu berkat kerjasama dari semua pihak yang bersinergi dengan Tim Pencegahan dan Penanggulangan Prostitusi Kabupaten Pati yang betul-betul berkomitmen Mewujudkan Kabupaten Pati Bersih dari Tempat Prostitusi & Penyakit Masyarakat.

 

 

 

 

 

(Red/Sh)

Author: suarahukum