Bupati Dukung Program Obor Bumi dari Kapolres Pati

Bupati Dukung Program Obor Bumi dari Kapolres Pati

Pati,www.suarahukum-news.com-Bupati Pati Haryanto bersama Forkopimda dan Pasoe Pati, Kamis (04/02), menghadiri acara peresmian UKL 3 Pilar Plus dalam rangka yustisi, pencegahan, dan edukasi Covid-19 tingkat desa.(05/02)

Peresmian yang dilakukan di Desa Langse, Kecamatan Margorejo ini merupakan salah satu bentuk inisiasi program dari Kapolres Pati untuk membantu pemerintah daerah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Program ini memiliki sandi “Obor Bumi”, yang merupakan singkatan dari Obrolan Babinkamtibmas, Babinsa, Bidan Desa, lan Kepala Desa sing kudu diugemi. Artinya, ajakan dari Babinkamtibmas, Babinsa, Bidan Desa, dan Kepala Desa yang harus dipatuhi oleh para warga.

Menurut Haryanto, perangkat-perangkat tersebut dipilih karena merekalah yang berperan sebagai garda terdepan dalam memutus mata rantai terutama klaster keluarga.

Tugas mereka nantinya, menurut Bupati, adalah untuk melakukan sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan terkait 3M, memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa Covid-19 memang ada, serta pemantauan terhadap warga yang APS (pasien pulang dengan permintaan sendiri-red).

“Saya mendukung sepenuhnya program yang digagas oleh Kapolres karena menyangkut seluruh elemen. Perangkat yang ditunjuk sering bertemu masyarakat, bertugas untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” jelas Haryanto.

Selain Obor Bumi, imbuh Bupati, berbagai cara telah dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, seperti pembentukan Jogo Tonggo yang digagas oleh Gubernur.

“Adanya Jogo Tonggo bukan berarti tidak berlaku, tapi bisa bekerjasama dengan apa yang telah digagas oleh Kapolres,” ujar Bupati.

Melalui sambutan yang diberikan, Haryanto berharap dengan diresmikannya Obor Bumi yang ada di Desa Langse dapat memberikan inspirasi bagi desa lain dan akhirnya masyarakat akan melaksanakan instruksi pemerintahan terkait penerapan protokol kesehatan guna memutus penyebaran Covid-19.

Di akhir sambutannya, Bupati pun memberi sedikit penjelasan tentang gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari kepada masyarakat yang hadir dalam acara peresmian tersebut.

 

(Red/Fn,Sh)

COMMENTS