BUPATI HARYANTO BUKA PUASA BERSAMA DENGAN PENGURUS KAAP DI PUSAT KULINER PATI

Bupati Haryanto buka puasa bersama dengan pengurus KAAP ( Komunitas Anak Asli Pati ) di pusat kuliner Pati dan menyerahkan sejumlah bantuan keuangan .

Pati , www.suarahukum-news.com – Bertempat di pusat kuliner atau lebih tepatnya berada di belakang GOR Puri , di kawasan TPK ( Tempat Pelelangan Kayu ) Perhutani Pati , pada hari Jumat ( 17 / 5 ) Bupati Haryanto bersama Komunitas grup KAAP ( Komunitas Anak Asli Pati ) telah menggelar kegiatan bagi – bagi takjil dan bantuan keuangan serta berbuka puasa bersama di pusat kuliner Pati .

Dalam sambutannya Bupati Haryanto mengatakan ;

” Kami bersama dengan para pimpinan OPD memang sengaja mengadakan buka bersama, semua itu tak lain untuk meramaikan Pusat kuliner ini , ” tutur Bupati

Pihaknya juga mengaku bahwa bukan hanya baru sekali ini telah meramaikan pusat kuliner, akan tetapi sudah untuk yang ke sekian kalinya yang pernah di rangkum dengan berbagai kegiatan , baik dengan pertunjukan seni budaya , hiburan maupun acara event lainya .

Bupati Haryanto juga menyampaikan bahwa KAAP sebelumnya juga telah ikut membantu masyarakat Pati yang sedang terkena musibah , yaitu salah satu dari warga yang bernama Embun Bening Dewantari yang mengalami penggumpalan cairan nanah di otak ;

” Dulu pengurus KAAP ini, mas Sugeng pernah bertemu dengan saya. Kemudian menyampaikan ingin menyerahkan hasil penggalangan dana guna membantu dek Bening. Alhamdulillah dengan viral nya Dek Bening ini di media sosial, banyak pihak yang berempati dan turut membantu , ” ungkapnya.

Tak hanya itu, lanjut Haryanto, Bening memang membutuhkan penanganan khusus sehingga langsung dirujuk ke Semarang.

Namun, karena yang bersangkutan ini belum memiliki BPJS, maka terpaksa harus kembali ke Pati terlebih dahulu. Dan hal ini lah yang sempat ramai di media sosial.

” Saya bersama pak Wakil ini memang berharap bahwa masyarakat dapat menggunakan media sosial untuk sesuatu yang positif bagi Kabupaten Pati. Misalnya, mengangkat TPK Perhutani yang saat ini telah menjadi Pusat Kuliner dan belum banyak masyarakat tahu, terlebih dari luar kota , ” himbaunya.

Terkait Bening, Haryanto menegaskan, pihaknya telah membantu proses penanganan Bening khususnya dalam mengurus BPJS.

” Ini merupakan wujud perhatian pemerintah, bukan karena viral di media sosial baru diperhatikan. Sebab rata – rata masyarakat, mengurus BPJS ketika benar – benar butuh dengan proses singkat, padahal baru bisa online setelah 14 hari pendaftaran “, imbuhnya.

Butuh tidak butuh, lanjutnya, baik yang mandiri maupun yang ditanggung pemerintah, Bupati berharap agar masyarakat mau mengurus BPJS.

Hal ini disampaikan Bupati lantaran di tahun 2019 ini, tingkat partisipasi masyarakat dalam keikutsertaan BPJS ada di angka 95%.

” Jadi saya mohon kepada mas Sugeng selaku pengelola KAAP maupun pegiat – pegiat yang lain, agar membantu mengangkat sisi positif kabupaten Pati, bukan malah sisi negatifnya “, harapnya.

( Red / Tg )

COMMENTS