BUPATI HARYANTO LANTIK SEJUMLAH PEJABAT SETRUKTURAL PENTING DI LINGKUP OPD

Bupati Haryanto melantik sejumlah pejabat penting di lingkup jajaran OPD Kabupaten Pati , Jumat ( 5 / 4 )

Pati , www.suarahukum-news.com – Bertempat di ruang Pragolo Setda ( Sekertaris Daerah ) Kabupaten Pati pada hari Jumat ( 5 / 4 ) , Bupati Haryanto melantik sebanyak 28 pejabat struktural eselon III dan IV dengan penempatan di berbagai OPD ( Organisasi Perangkat Daerah ) Kabupaten Pati . ( 05 / 4 )

Dalam pelantikan pejabat struktural eselon III dan IV yang di hadiri oleh Bupati Haryanto , Wakil Bupati Saiful Arifin , Sekda Kabupaten Pati Suharyono , Komisi A DPRD kabupaten Pati Aji Sudarmaji , serta disaksikan oleh seluruh camat Se-Kabupaten Pati , Kepala OPD ( Organisasi Perangkat Daerah ) Kabupaten Pati , dan para Kabag ( Kepala Bagian ) Jajajaran Pemerintah Kabupaten Pati .

Usai pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan , Bupati Haryanto dalam sambutannya mengungkapkan ;

Pelantikan pejabat struktural eselon III dan IV yang di ruang Progola Kabupaten Pati .

” Semua ini dilakukan dalam rangka untuk memperkuat institusi , karena kita tidak mau berlama – lama ada kekosongan , mengingat peran dan fungsinya agar tidak mempengaruhi kinerja di bidang tersebut ” tuturnya

Lebih lanjut Bupati mengatakan, pengisian kekosongan jabatan ini khusus untuk pejabat administratur dan pengawas , yang artinya untuk mengisi jabatan setingkat eselon III dan IV, seperti posisi camat , sekretaris OPD , sekretaris camat , kepala bidang maupun kepala seksi ; .
” Kecuali eselon II atau pejabat pimpinan tinggi ini jelas berbeda, dimana prosesnya harus seleksi dan membutuhkan waktu. Bila pelantikan seperti ini pejabat administratur atau pengawas, cukup pengadaan rapat dan jabatan yang memenuhi”, jelas Bupati.

Bupati Haryanto juga menuturkan, pelantikan yang dilaksanakan hari ini, tak lain sebab adanya kekosongan pejabat agar tidak terlalu lama diampu oleh pelaksana tugaa (Plt). Apalagi menghadapi, pileg, pilpres, yang mana membutuhkan konsentrasi penuh, bila diampu oleh Plt pastinya tidak maksimal.

Menurutnya pelantikan baik itu promosi atau rotasi adalah satu kebutuhan dalam rangka memaksimalkan organisasi. Ia menampik anggapan adanya kata sentimen individu. Tak hanya itu, Bupati juga meminta seluruh jajarannya untuk tidak berprasangka buruk seperti “kenapa ditempatkan disini”.

” Yang terpenting adalah setelah pelantikan ini cepat pelajari tupoksi, segera bertugas, segera berkordinasi, tidak usah menunda nunda atau menunggu nunggu ” tegas Bupati.

( Red / Tg )

Author: suarahukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.