Dandim 0718 & Kapolres Pati, Tinjau Lokasi dan Bagikan Nasi Bungkus kepada Warga terdampak Banjir

Dandim 0718 & Kapolres Pati, Tinjau Lokasi dan Bagikan Nasi Bungkus kepada Warga terdampak Banjir

Pati, www.suarahukum-news.com-Dandim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, S.E, M.I.Pol bersama Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafa’at, S.I.K, Selasa (09/02) siang tadi, Sekira pukul 14.20 Wib melaksanakan pengecekan banjir dan melaksanakan bakti sosial di dukuh Ngantru Desa Mustokoharjo Kecamatan Pati,Kabupaten Pati. (09/02)

Dengan menggunakan perahu, Selanjutnya menyusuri jalan yang sudah terlihat seperti sungai. Khususnya di dukuh Ngantru Rt.03 dan Rt.04 Rw.01 Desa Mustokoharjo Kecamatan Pati, karena masih terendam banjir. Situasi di pemukiman penduduk  ketinggian air rata-rata mencapai 30 hingga 160 Cm. Sehingga melumpuhkan aktivitas penduduk setempat.

Sepanjang rute yang dilalui, Dandim bersama Kapolres Pati dalam satu perahu terlihat manyapa penduduk dan sambil memberikan bantuan berupa nasi bungkus dan juga masker.

Sambil memberikan motivasi kepada korban banjir, Pimpinan TNI dan Polri di Kabupaten Pati tersebut juga menyampaikan himbauan protokol kesehatan agar tetap memakai masker untuk pencegahan penularan Covid-19.

Dalam kegiatan sosial tersebut, Setidaknya 200 nasi bungkus dan 200 Masker, Telah di bagikan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

“Sejauh ini banjir khususnya diwilayah Desa Mustokoharjo ketinggian air meningkat. Namun didaerah lain ada yang mengalami penurunan. Ini bukan karena intensitas hujan diwilayah sini saja, walaupun disini tidak hujan apabila diwilayah hulu sana seperti Purwodadi maupun Kudus sedang hujan deras, Maka luapan airnya pun akan menuju di daerah hilir,”Ujar Dandim.

Masih kata Dandim,”Bantuan dari berbagai pihak telah diberikan kepada korban banjir diberbagai wilayah Kabupaten Pati, Posko dan dapur umum juga sudah didirikan,” lanjutnya.

Selain itu, Dandim juga menambahkan, untuk pelayanan kesehatan juga telah dilakukan oleh petugas medis (puskesmas) untuk memberikan pelayanan pengobatan kepada masyarakat korban banjir.

“Kebanyakan gejala yang dirasakan adalah gatal-gatal dan diare, Namun sudah ada pelayanan pengobatan  dari Puskesmas Pati 1,” Pungkasnya.

 

(Red/Sh)

COMMENTS