Pati, www.suarahukum-news.com | Dinilai belum sesuai dengan standar gizi dan nilai budget anggaran dari pemerintah, sejumlah perwakilan masyarkat setempat pada Jumat (27/02) siang telah menggeruduk kantor SPPG 01 Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. (27/02).
Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan warga atas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima oleh para siswa di wilayah Kecamatan Tlogowungu. Ironisnya, peserta aksi juga mengatakan bahwa kelayakan gizi pada MBG juga patut dipertanyakan.
“Maksud kedatangan kami ke SPPG ini adalah untuk menanyakan secara langsung terkait nilai budget anggaran yang berikan pada tiap porsinya, termasuk harga satuannya. Karena, kami sebagai orang awam menilai bahwa harga pada tiap porsinya kurang dari 10 ribu,” ujar Sobri, salah satu dari peserta aksi, Jumat (27/02).
Untuk mengamankan jalannya aksi, tampak pula sejumlah keamanan yang di terjunkan dari Polresta Pati. Hal ini memastikan agar dalam penyampaian aspirasi masyarakat tersebut berjalan dengan lancar dan tetep kondusif.
Sementara itu perwakilan SPPG 01 Desa Tlogorejo dalam kesempatanya Teleh mengatakan bahwa menu yang dibagikan adalah sudah benar dan sudah sesuai dengan nilai budget serta sudah sesuai dengan nilai harga satuannya.
“Menu MBG yang kami bagikan sudah sesuai dengan budget yang dianggarkan. Sementara untuk gizi juga sudah melalui uji dari bidang ahli gizi,” ujar perwakilan SPPG 01 Desa Tlogorejo saat menemui perwakilan aksi.
Orasi yang di ikuti oleh warga setempat tersebut juga menyampaikan bahwa pihaknya bakal menggelar aksi kedua jika pihak SPPG tidak merubah standar gizi maupun menu MBG yang dibagikan kepada pada siswa-siswi di bangku pendidikan.
Untuk diketahui, jagat dunia maya akhir-akhir ini banyak dikejutkan dengan postingan yang menampilkan menu MBG dari masing-masing sekolahan. Bahkan, masyarakat juga langsung memprediksi bahwa dari menu MBG yang bagikan kepada para siswa sekolah tersebut tidak sampai dengan budget Rp 10 ribu.
(Red/Tg)






