EMPAT DEKADE BERTURUT-TURUT , KABUPATEN PATI MENDAPATKAN PENGHARGAAN OPINI WTP

Bupati Haryanto menerima penghargaan Opini WTP yang serahkan langsung di Gedung  BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah pada hari Jumat ( 24 / 5 ) .

Pati , www.suarahukum-news.com – Pemerintah Kabupaten Pati pada hari Jumat ( 24 / 5 ) kembali lagi menerima penghargaan Opini WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian ) untuk Laporan Hasil Pemeriksaan ( LHP ) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah ( LKPD ) Tahun Anggaran 2018 yang diserahkan langsung di Gedung BPK RI ( Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia ) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah . ( 25 / 5 )

Diketahui bahwa Kabupaten Pati selama empat dekade berturut-turut telah berhasil meraih penghargaan Opini WTP dari BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah , hal itu tentu menjadi nilai tersendiri dan sebuah keistimewaan bagi pemerintah kabupaten Pati . Selain itu pada acara penyerahan penghargaan Opini WTP di tahun ini Bupati Haryanto telah di daulat untuk menjadi perwakilan dari tiga kabupaten yaitu Kabupaten Pati , Kabupaten Sragen dan Kabupaten Sukoharjo yang telah menerima penghargaan Opini WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian ) atas Laporan Hasil Pemeriksaan ( LHP ) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah ( LKPD ) Tahun Anggaran 2018 .

Dalam sambuntanya Bupati Haryanto menyampaikan bahwa , beliau mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh petinggi OPD ( Organisasi Perangkat Daerah ) Kabupaten Pati , dan Jajaran Forkompida atas kerjasamanya dan sinergitas untuk saling menciptakan kondusifitas di Kabupaten Pati , sehingga selama empat tahun berturut-turut Kabupaten Pati dapat meraih penghargaan Opini WTP dari BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah .

Sebuah keistimewaan tersendiri bagi Bupati Haryanto , karena dalam acara penyerahan penghargaan Opini WTP , beliau di daulat untuk menjadi perwakilan dari tiga kabupaten yang juga mendapatkan penghargaan Opini WTP , yaitu Kabupaten Pati , Kabupaten Sragen dan Kabupaten Sukoharjo .

” Saya bersyukur atas hasil Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Kabupaten Pati. Dulu waktu pertama kali dapat WTP di tahun 2016, saya sempat mengira bahwa kalau sudah sekali dapat WTP seterusnya otomatis akan dapat WTP. Tapi dugaan saya keliru, tiap tahun kami tetap menjalani proses pemeriksaan dan audit yang ketat. Namun walaupun demikian, Alhamdulillah 2017, 2018, dan kini 2019 kami bisa terus hadir di sini dengan menyandang opini WTP , ” jelasnya.

Terkait sejumlah rekomendasi BPK terhadap hasil pemeriksaan, menurut Bupati, akan segera ditindaklanjuti dan menjadi bahan introspeksi Pemkab Pati.

” Alhamdulillah, setidaknya dengan mendapat WTP ini, paling tidak Pati tidak menjadi ‘incaran’ kejaksaan. Seperti yang diungkapkan Pak Kajari kepada saya, apabila Pati sampai tidak mendapat WTP, beliau pastinya tidak enak dengan saya , ” ujar Bupati.

Tak lupa Haryanto mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPK Perwakilan Jateng serta tim auditor atas arahan dan bimbingannya selama ini sehingga Pati berhasil memperoleh hasil yang sesuai harapan.

Sementara itu kepala BPK Perwakilan Jateng Ayub Amali menyampaikan rasa terima kasihnya atas cepatnya penyerahan laporan daerah, sehingga pihaknya cepat pula dalam menyampaikan laporan tersebut kepada DPRD ( Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) ;

” Jadi ini urutan ke 6, 7, dan 8 ya. Terserah dari 3 kabupaten tersebut memilih urutan nomer berapa, soalnya bersamaan. Semuanya cepat dan mudah – mudahan hasilnya baik , ” tambahnya

Pihaknya pun mengungkapkan, memang telah melakukan pemeriksaan di tiga kabupaten tersebut sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ada.

” Untuk laporan yang disampaikan ke DPRD sudah sesuai standar dan prosedur. Di samping itu juga telah memperoleh tanggapan dari pemerintah daerah yang kami periksa , ” pungkasnya

( Red / Tg )

COMMENTS