HUT ke-4 Laskar Joyokusumo, H. Suwito Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas & Tolak Isu Provokatif

Daerah10 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 LSM Laskar Joyokusumo Pati berlangsung khidmat dan penuh makna. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang peringatan hari jadi organisasi, tetapi juga diwarnai pesan kebersamaan, kepedulian sosial, serta ajakan untuk bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Pati agar tetap aman dan kondusif. (05/09)

Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Suwito, yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan persatuan dan tidak mudah terpancing oleh berbagai isu yang berpotensi menimbulkan konflik maupun perpecahan.

Menurutnya, dinamika sosial yang terjadi di tengah masyarakat harus disikapi dengan kepala dingin dan penuh kedewasaan. Perbedaan pandangan, kata dia, hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling bermusuhan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pati untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif. Jangan mudah terpancing isu-isu provokatif maupun ajakan-ajakan yang justru dapat menimbulkan perpecahan di antara sesama,” ujar H. Suwito, yang juga merupakan Wakil Ketua III DRPD Pati, Sabtu (05/09).

Di tengah kondisi Kabupaten Pati yang sebelumnya sempat menjadi perhatian dan perbincangan di berbagai kanal media sosial, H. Suwito juga memberikan perhatian khusus terhadap peran insan pers dalam menjaga iklim informasi yang sehat di tengah masyarakat.

Ia berharap media dapat terus menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dengan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta tidak memperkeruh suasana.

“Kami juga mengajak seluruh insan pers di Kabupaten Pati untuk terus memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat serta bersama-sama menciptakan iklim yang sejuk. Mari kita wujudkan Pati yang lebih baik, bermartabat, dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LSM Laskar Joyokusumo Pati, Ketut Nurmantio, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya juga secara tegas mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang bersifat provokatif.

Menurut Ketut, kondisi sosial masyarakat Pati masih memerlukan perhatian dan upaya bersama untuk memulihkan serta menjaga stabilitas pascadinamika berbagai persoalan yang pernah terjadi.

“Kami menyadari bahwa kondisi Pati belum sepenuhnya pulih dari situasi sosial pasca beberapa persoalan yang pernah terjadi. Karena itu, kami selalu mewanti-wanti kepada seluruh pengurus dan anggota Laskar Joyokusumo agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif yang dapat memperkeruh keadaan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan peringatan HUT ke-4 tersebut, pihaknya secara khusus membatasi undangan dan tidak mengundang sejumlah lembaga lain. Kebijakan tersebut, menurutnya, bukan dimaksudkan untuk menutup ruang komunikasi maupun silaturahmi, melainkan sebagai langkah antisipatif agar kegiatan yang sejatinya bertujuan mempererat hubungan sosial tidak disalahartikan atau dipelintir melalui narasi yang tidak bertanggung jawab.

“Ini adalah bentuk kehati-hatian kami. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan memperkuat kebersamaan. Kami tidak ingin niat baik ini justru kemudian digoreng atau dikembangkan menjadi narasi-narasi yang tidak bertanggung jawab,”  jelas Ketut.

Peringatan HUT ke-4 LSM Laskar Joyokusumo Pati diawali dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian organisasi terhadap masyarakat sekaligus menegaskan komitmen Laskar Joyokusumo untuk terus hadir dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat.

Suasana khidmat dan penuh kebersamaan yang tercipta dalam peringatan tersebut menjadi pesan tersendiri bahwa menjaga kondusivitas tidak hanya dapat dilakukan melalui seruan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial.

Ketut menegaskan, Laskar Joyokusumo Pati berkomitmen untuk ikut menjaga stabilitas dan keamanan daerah. Menurutnya, situasi yang kondusif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah serta menciptakan iklim investasi yang sehat.

“Kami ingin Pati tetap kondusif, aman, dan damai. Kondisi yang stabil tentu sangat penting bagi masyarakat, pembangunan, maupun investasi. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga Pati dan tidak membiarkan perbedaan menjadi sumber perpecahan,” katanya.

Melalui momentum HUT ke-4 tersebut, LSM Laskar Joyokusumo Pati berharap semangat persatuan, kepedulian sosial, dan kebersamaan dapat terus diperkuat. Di tengah berbagai dinamika yang berkembang, seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menahan diri, menyaring informasi secara bijak, serta mengutamakan kepentingan Kabupaten Pati di atas kepentingan kelompok maupun golongan.

“Dengan semangat kebersamaan, masyarakat, pemerintah, organisasi, insan pers, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat berjalan bersama dalam mewujudkan Kabupaten Pati yang lebih baik, bermartabat, sejahtera, aman, dan tetap kondusif,” pungkasnya.

 

(Red/Tg)