Jejak Pengabdian AKP (Purn) Agung Suharyono, S.H, dari Bhayangkara hingga Ketua Dewan Pembina Forum Wartawan Pati

Daerah8 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Pengabdian kepada masyarakat tidak selalu berakhir ketika seorang anggota kepolisian memasuki masa purnatugas. Hal itu tergambar dalam perjalanan AKP (Purn.) Agung Suharyono, S.H., yang setelah menyelesaikan pengabdiannya di institusi Kepolisian Republik Indonesia, kini kembali mengambil peran di tengah masyarakat melalui dunia kewartawanan. (26/09)

Agung dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Forum Wartawan Pati (FWP) periode 2026–2029. Pengukuhan kepengurusan FWP berlangsung di Aula Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (25/9/2026), dan dihadiri Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra bersama jajaran Forkopimda, Ketua Komisi A, B, C dan D DPRD Pati, para camat, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan serta LSM.

Penunjukan tersebut menjadi bagian dari babak baru perjalanan Agung setelah puluhan tahun berkecimpung dalam tugas kepolisian, khususnya di wilayah Kabupaten Pati.

 

Dari Pengawasan Internal hingga Memimpin Kewilayahan

Sebelum memasuki masa purnatugas, Agung merupakan salah satu perwira yang menjalani sebagian besar perjalanan dinasnya di jajaran Polres Pati, yang kini menjadi Polresta Pati, Polda Jawa Tengah.

Kariernya tidak hanya berlangsung di lapangan. Ia juga pernah dipercaya mengemban tugas sebagai Kasiwas Polres Pati, sebuah fungsi yang berkaitan dengan pengawasan internal terhadap pelaksanaan tugas personel maupun aspek administrasi di lingkungan kepolisian.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan profesionalnya sebelum kemudian dipercaya memimpin kepolisian sektor.

 

Kapolsek Winong: Mengawal Kamtibmas dan Kehidupan Sosial Masyarakat

Pada 7 April 2019, Agung dilantik sebagai Kapolsek Winong, menggantikan AKP Purwito. Ketika itu ia masih berpangkat Iptu sebelum kemudian naik pangkat menjadi AKP.

Selama menjalankan tugas di wilayah Winong, aktivitasnya tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sejumlah kegiatan sosial juga menjadi bagian dari keterlibatannya, termasuk kegiatan bedah rumah warga kurang mampu, kegiatan sosial kemasyarakatan serta pengamanan agenda pemerintahan dan masyarakat, termasuk pelaksanaan Pilkades.

Bagi seorang pimpinan kepolisian kewilayahan, kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

 

Bergeser ke Batangan 

Pada Juli 2021, Agung dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolsek Batangan. Pergeseran tersebut merupakan bagian dari mutasi jajaran Polres Pati yang ketika itu dipimpin AKBP Christian Tobing.

Di wilayah Pantura Batangan, tantangan tugas yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan, tetapi juga dinamika sosial masyarakat.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Agung terlibat dalam berbagai upaya menjaga ketertiban masyarakat, termasuk koordinasi dengan unsur pemerintah daerah dan Satpol PP dalam penanganan tempat hiburan maupun aktivitas yang dinilai melanggar ketentuan.

Pengukuhan pengurus dan anggota forum wartawan pati (FWP) periode 2026-2029 dan kegiatan Hari Pers Nasional FWP Tahun 2026. Juamt (25/09/26)

Pada saat yang sama, kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan berbagai kegiatan kemasyarakatan juga menjadi bagian dari aktivitasnya.

 

Ketegasan Hukum Berjalan Bersama Pendekatan Humanis

Perjalanan Agung selama bertugas memperlihatkan dua aspek yang berjalan beriringan, yakni pelaksanaan penegakan hukum sesuai kewenangan serta pendekatan kemasyarakatan.

Dalam menjaga Kamtibmas, kepolisian memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas berdasarkan aturan. Namun, komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif.

Hubungan tersebut tidak hanya dibangun dengan masyarakat dan tokoh agama, tetapi juga dengan insan pers

Relasi komunikasi dengan media yang telah terbangun selama menjalankan tugas kepolisian kemudian berlanjut ketika Agung memasuki masa purnatugas.

 

Pengabdian Berlanjut melalui Forum Wartawan Pati

Kini, pengalaman panjang tersebut memasuki ruang pengabdian yang berbeda.

Agung dipercaya menjadi Ketua Dewan Pembina Forum Wartawan Pati (FWP) periode 2026–2029, sebuah organisasi yang berkaitan langsung dengan insan pers dan komunikasi publik.

Pengukuhan kepengurusan FWP di Aula Pendopo Kabupaten Pati pada Jumat (25/9/2026) menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut sekaligus menandai dimulainya masa pengabdian baru bagi Agung.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, para camat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan LSM menunjukkan bahwa keberadaan organisasi wartawan berada dalam ruang komunikasi publik yang bersinggungan dengan banyak unsur masyarakat.

 

Agung: Pers Harus Menjadi Mitra dalam Membangun Daerah

Dalam momentum pengukuhan tersebut, Agung menyampaikan pandangannya mengenai peran wartawan dan pentingnya membangun hubungan yang sehat antara insan pers dengan berbagai elemen masyarakat.

“Jalankan tugas jurnalistik secara berimbang, objektif, dan bertanggung jawab. Mengutamakan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam setiap penulisan dan penyajian fakta kepada publik,” pesan Agung, kepada seluruh pengurus dan Forum Wartawan Pati (FWP), Jumat (25/09/26).

Agung menekankan pentingnya menjaga komunikasi, profesionalitas, serta menjadikan pers sebagai bagian dari kontrol sosial dan penyampai informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, hubungan antara wartawan dengan pemerintah, aparat penegak hukum maupun masyarakat harus dibangun berdasarkan komunikasi yang sehat dan tetap menghormati tugas serta fungsi masing-masing.

 

Menjaga Profesionalitas dan Kepercayaan Publik

Dalam menjalankan fungsi jurnalistik, wartawan memiliki posisi penting sebagai penyampai informasi sekaligus bagian dari kontrol sosial.

Karena itu, profesionalitas, verifikasi informasi, keberimbangan pemberitaan, serta penghormatan terhadap kode etik jurnalistik menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Di titik inilah pengalaman Agung sebagai mantan perwira kepolisian sekaligus tokoh yang kini berada di lingkungan organisasi wartawan menjadi bagian dari dinamika baru FWP.

Pengalaman panjang dalam berinteraksi dengan masyarakat, aparat pemerintahan, tokoh agama, organisasi sosial dan media menjadi modal pengalaman yang kini dibawa ke ruang pengabdian yang berbeda.

 

Dari Bhayangkara untuk Masyarakat

Perjalanan AKP (Purn.) Agung Suharyono, S.H. merupakan rangkaian perjalanan pengabdian yang melewati berbagai fase.

Dari menjalankan fungsi pengawasan internal, memimpin Polsek Winong, kemudian dipercaya memimpin Polsek Batangan, hingga akhirnya memasuki masa purnatugas dan kembali mengambil peran dalam kehidupan kemasyarakatan.

Kini, melalui Forum Wartawan Pati, Agung memasuki babak baru pengabdian.

Bukan lagi sebagai seorang perwira yang berada dalam struktur komando kepolisian, melainkan sebagai bagian dari masyarakat yang ikut mendorong komunikasi publik melalui organisasi kewartawanan.

Pengukuhan FWP periode 2026–2029 di Pendopo Kabupaten Pati menjadi penanda perjalanan tersebut.

Dari institusi Bhayangkara menuju ruang pengabdian masyarakat, perjalanan AKP (Purn.) Agung Suharyono, S.H. terus berlanjut dengan peran dan tanggung jawab yang berbeda.

 

(Red/Tg)