Kabupaten Pati mendapatkan Penghargaan Kota Layak Anak dari Kementerian PPPA

Pati, www.suarahukum-news.com-Bupati Pati Haryanto, Kamis( 28/07), menghadiri pemberian penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2021, yang digelar secara virtual oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).(30/07).

Bersama Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Kepala Dinas Sosial Muhtar, dan Sekretaris Bappeda, Bupati mengikuti secara Daring di Ruang Peringgitan Pendopo Kabupaten Pati.

Predikat Pratama dalam Pengharapan Kabupaten Layak Anak, disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Ditemui seusai acara virtual, Kepala Dinas Sosial menyampaikan bahwa predikat yang dicapai oleh Kabupaten Pati tak luput dari usaha team work yang dikoordinir oleh Bappeda selaku gugus tugas.

“Indikatornya, ada beberapa regulasi yang terkait dengan kriteria penilaian, yang menjamin terpenuhnya hak-hak atas anak, termasuk fasilitas- fasilitas yang mendukung terpenuhnya hak atas anak”, jelas Muhtar.

Fasilitas yang dimaksudkan diantaranya adalah adanya Alun-Alun yang dilengkapi dengan arena permainan anak-anak.

Muhtar juga menjelaskan bahwa penilaian dalam penghargaan tersebut ada 5 kategori, yakni Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA.

“Pratama itu diraih karena sudah adanya regulasi, adanya kelengkapan dan sarana prasarana yang menjamin terpenuhnya hak atas anak, ruang terbuka yang dikelola oleh Bappeda juga untuk hak atas anak, kemudian juga sudah ada langkah-langkah strategis dalam rangka penanganan kekerasan hak atas anak”, terang Muhtar.

Untuk bisa meraih peringkat yang lebih tinggi, Kabupaten Pati juga masih harus mempersiapkan banyak hal terkait 24 indikator yang ditetapkan.

“Yang jelas kita akan berbenah bersama dengan tim yang dikoordinasikan oleh Bappeda dan kita akan memenuhinya. Ada yang masih perlu diperbaiki dan disempurnakan. Kemudian dokumen yang belum ada, akan kami susun bersama”, jelasnya.

Setelah mendapatkan gelar Pratama, Kabupaten Pati diharapkan bisa mendapatkan gelar Madya, Nindya, bahkan Utama.

 

 

 

 

(Red/Sh)

Author: suarahukum