Pati, www.suarahukum-news.com | Kemacetan yang mengular di area jalan pantura Juwana pada hari ini, Selasa (21/11/2022) membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati dan Satlantas Polresta Pati turun tangan mengatasi kemacetan tersebut.(22/11)
Selain mendapat sorotan dari berbagai pihak dan pengamat perhubungan, Kemacetan tersebut juga turut menjadi sorotan M. Nur Sukarno, selaku anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Yang mana itu sangat menyulitkan masyarakat.
“Pengalihan akses jalan akibat pembangunan jembatan Juwana dinilai masih belum efektif dan masih menimbulkan dampak kemacetan yang cukup panjang,” ucap Sukarno, Selasa (22/11)
Politisi dari Partai Golongan Karya tersebut menjelaskan bahwa penggunaan jalur yang hanya sebelah itulah yang memicu kemacetan di ruas pantura Juwana.
“Jembatan selatan Sungai Juwana yang semula hanya diperuntukkan satu jalur dari Timur ke barat, (lalu lintas dari Rembang) sekarang dijadikan dua arus lalu lintas, sehingga menyebabkan tersendatnya arus lalu lintas dan cenderung sering terjadi kemacetan,” jelasnya.
Di sisi lain, Kabid Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati Nita Agustiningtyas, menjelaskan bahwa pihak Dishub bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pati langsung terjun ke lapangan guna mengurai kemacetan itu.
“Itu ada truk yang As rodanya patah di jembatan. Dari Dishub, Satlantas, dan rekanan yang merenovasi jembatan kerjasama mengurai kemacetan,” terang Nita, (*)
(Red/Sh)











