Pati, www.suarahukum-news.com-Pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Tengah Casytha Manahadap Road Race 2022 Seri ke-1 dihalaman Stadion Joyokusumo Pati (26-27 Februari 2022) mendapat sambutan positif dan dukungan dari berbagai pihak. Pasalnya, selama Pandemi Covid-19 seluruh kegiatan yang menimbulkan kerumunan orang banyak telah dibatasi oleh beberapa regulasi baik di tingkat Pemerintah Pusat maupun di tingkat Pemerintah Daerah.(26/02).
Adapun jenis perlombaan balapan tersebut, ratusan peserta dari seluruh Jawa Tengah turut ambil bagian. Balapan di Pati sendiri menjadi seri pembuka dari 5 seri yang akan digelar. Adapun nomor yang dilombakan terdiri atas point utama sebanyak 5 kelas, point lokal Jawa Tengah Kejurprov sebanyak 3 kelas, supporting class sebanyak 12 kelas, dan point khusus vespa sebanyak 2 kelas.
Pada kesempatan itu, Teguh Bandang Waluyo selaku Ketua Panitia yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Pati telah menyediakan live streaming dan membatasi jumlah penonton maupun dari jumlah panitia sendiri. Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi kerumunan di tengah Pandemi Covid-19, terlebih Kabupaten Pati masuk daftar PPKM Level 3.
“Masyarakat tetap bisa menikmati even balapan ini dari rumah melalui live streaming, karena memang situasinya tidak memungkinkan karena masih pandemi seperti ini,” ujar Ketua Panitia penyelenggara, Teguh Bandang Waluyo yang juga Anggota DPRD Kabupaten Pati siang itu.
Pria yang juga selaku ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pati ini mengungkapkan, even ini juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kembali ajang olahraga balap di Kabupaten Pati. Serta untuk memunculkan pembalap-pembalap andal dari Kabupaten Pati.
“Even ini diharapkan bisa menggugah dunia otomotif di Kabupaten Pati agar lebih menggeliat lagi. Kita akan dukung olahraga ini, termasuk nanti membuat sirkuit sendiri,” imbuhnya.
Selain itu, Bandang juga berharap adanya perhatian khusus dari Pemerintah Daerah, Provinsi, maupun Pusat agar kita punya sirkuit, kita punya banyak lahan tinggal bagaimana anggaran untuk membangunnya.
“Maka dari itu, di event ini kita buktikan bahwa Pati kondusif, adapun Covid-19 kegiatan tetap jalan dan tanpa mengurangi persyaratan-persyaratan hal tersebut (sesuai dengan protokol kesehatan),” pungkasnya.
(Red/Tg)











