Latihan Pratugas Satgas Penyangga Yonif R 408/Suhbrastha mendapat Pengawasan Langsung dari Waasops Panglima TNI

Latihan Pratugas Satgas Penyangga Yonif R 408/Suhbrastha mendapat Pengawasan Langsung dari Waasops Panglima TNI

Sragen,www.suarahukum-news.com-Waasops Panglima TNI Marsekal Pertama TNI Kustono, S.Sos bersama tim , Senin (21/06) telah melaksanakan pengawasan kegiatan latihan pratugas yang sedang ditempuh oleh Satgas Penyangga (Mobile) Yonif R 408/Suhbrastha Tahun 2021 di tempat latihan Gunung Lawu, Kompleks Magetan.(21/06).

Pelaksanaan latihan Satgas Penyangga (Mobile) Yonif R 408/Sbh ini, dilatih langsung oleh para pelatih dari Mabes TNI. Diharapkan dengan Latihan Pratugas ini, Yonif Raider 408/Sbh lebih optimal menyiapkan mental dan fisik, dalam mengemban tugas operasi pengamanan perbatasan mobile di Papua.

Dalam arahannya, Waasops Panglima TNI juga menyampaikan, bahwa personel yang tergabung dalam Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/Sbh sebanyak 450 personel telah beberapa kali melaksanakan tugas operasi. Sehingga diharapkan dengan pengalaman tersebut mampu mengatasi berbagai kendala dengan berhasil dan selamat. Tolak ukur keberhasilan penugasan adalah sukses dalam menyelesaikan misi dan selamat di saat kembali ke satuan asal.

“Sebagai penyelenggara latihan, juga punya tanggung jawab yang besar, yaitu untuk menyiapkan Satgas supaya bisa melaksanakan operasi, kemudian agar bisa berhasil dan kembali ke-kesatuan dengan selamat semua, ukurannya itu,” ungkap Waasops Panglima TNI siang itu.

Kepada para Pelatih dan Perwira Waasops, Panglima TNI juga berpesan agar memberikan gambaran yang jelas mengenai permasalahan yang sering terjadi di medan penugasan, untuk mendukung tugas operasi. Hal tersebut adalah salah satu upaya untuk memudahkan mengambil keputusan dalam inovasi mengatur strategi.

“Saya minta saudara-saudara untuk semangat semuanya,  untuk menuju professional,”  ungkapnya.

Ditambahkan olehnya ,  Bahwa latihan harus disiplin, tidak ada toleransi disetiap kesalahan. Karena musuh yang dihadapi nyata sehingga apabila ada pelanggaran prinsip sekecil apapun maka tindakannya harus tegas.

Jaga keselamatan sehingga prajurit kita nanti setelah pratugas bisa siap melakukan operasi pada saat kita melakukan Riksiapops tidak ada kendala,” pungkas Waasops Panglima TNI.

Turut hadir mendampingi Waasops Panglima TNI, diantaranya Asops Kasdam IV/Diponegoro, Danbrigif 4/DR, Pabandya Latpratugas Sops TNI Letkol Inf Lukman Hakim, Kasi Ops Korem 074/Wrt Letkol Inf Ronaldo Konstantin, S.Sos,M.M M.Si., Pabandya Lat Ops Dam IV/Diponegoro Mayor Inf Moh Irfan Afandi.

 

 

 

 

 

 

 

(Red/Sh)

COMMENTS