Menjajaki Pembuatan Sub Terminal Agribisnis, DPMPTSP Kabupaten Pati Berkunjung Ke STA Bandungan

 

Menjajaki Pembuatan Sub Terminal Agribisnis, DPMPTSP Kabupaten Pati Konsultasi Ke STA Bandungan, Semarang . Selasa  ( 28 / 01 )

Pati, www.suarahukum-news.com – Dalam upaya meningkatkan laju pertumbuhan roda perekonomian melalui potensi unggulan daerah, untuk itu pada hari Selasa ( 28 / 01 / 20 ) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMTSP ) Kabupaten Pati Sugiyono yang diwakili oleh Kabid Penanaman Modal Didik Eka Haribawa, Kasi Promosi Endah Murwaningrum, Kasi Pengembangan Sunarto telah melakukan kunjungan dan konsultasi tentang Sub Terminal Agribisnis Jetis di kawasan Bandungan, Semarang, yang dimana sudah menjadi langganan pedagang ritel/konsumen di seluruh Provinsi Jawa Tengah. ( 01 / 02 )

Di ketahui bahwa, Sub Terminal Agribisnis merupakan sarana pemasaran yang dibangun secara spesifik untuk melayani dan melaksanakan kegiatan distribusi dan pemasaran hasil pertanian dari sumber produksi ke lokasi tujuan pemasaran nya.

STA ( Sub Terminal Agribisnis ) Bandungan berdiri di lahan milik pemerintah desa dengan luas tanah kurang lebih 2,5 Ha dan sangat potensial sebagai pemasukan untuk Pendapatan Asli Daerah yang mencapai Rp 1,8 Milyar per tahun dari penarikan parkir dan karcis retribusi, seperti MCK, Keranjang dan Kios / Los Pedagang. Untuk fasilitas yang ada di STA Bandungan, diantaranya adalah ruang untuk sortasi (penyortiran), grading (pengelompokan), cold storage, display room (contoh produk), washing (pencucian) dan packing.

Pada kesempatan tersebut Kepala DPMTSP Kabupaten Pati Sugiyono melalui Kabid Penanaman Modal Didik Eka Haribawa mengatakan bahwa , Selama ini untuk pemasaran merupakan kendala besar yang dimiliki oleh para petanin ;

” Rata-rata mereka tidak mempunyai kekuatan untuk menentukan harga, Hal ini disebabkan karena petani tidak mampu menjual hasil pertanian nya langsung ke konsumen. Sehingga mereka sangat bergantung pada pedagang pengepul/supplier. Situasi seperti ini tentu saja merugikan para petani. Untuk itulah pemerintah kabupaten dibutuhkan untuk bisa terus meningkatkan posisi tawar petani dalam pemasaran nya ” , kata Didik

” Dengan pembuatan STA di Pati diharapkan dapat membantu pemasaran para petani/Poktan/Gapoktan. Karena Kabupaten Pati merupakan salah satu penghasil pertanian terbaik di Pulau Jawa , dengan semakin banyaknya fasilitas pemasaran seperti STA ini, maka semakin optimal pula produk pertanian yang terpasarkan dan akan menambah target Investasi di Pati “, imbuhnya

Lebih lanjut dalam kunjungan kerjanya tersebut,Kabid Penanaman Modal Kabupaten Pati Didik Eka Haribawa juga mengatakan bahwa ;

” Untuk itu, DPMPTSP Kabupaten Pati akan segera berkordinasi dengan para OPD terkait untuk mendiskusikan kajian tentang Sub Terminal Agribisnis di Kabupaten Pati “, imbuhnya

Sementara itu , Kepala UPTD STA Bandungan, Didik Dwi M, dalam kesempatan yang sama, pihaknya juga mengatakan bahwa ;

” Untuk saat ini, kami masih banyak memiliki kekurangan, serta beberapa tempat dan fasilitas yang harus dibenahi, diantaranya site plan yang kurang sesuai dengan kebutuhan, lahan parkir kurang luas, kekurangan SDM dll. Jadi STA Bandungan yang sudah lama berdiri pun masih selalu berbenah menyesuaikan situasi dan kondisi “, tandasnya

( Red / Tg )

Author: suarahukum