Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa Tegalarum RT 01 RW 03 Dorong Kelancaran Akses Warga

Daerah12 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Pemerintah Desa Tegalarum, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, terus mendorong peningkatan infrastruktur desa melalui pembangunan jalan aspal di wilayah RT 01 RW 03. Pembangunan tersebut merupakan salah satu program yang bersumber dari Bantuan Keuangan Daerah Tahun 2026. (25/08/26)

Jalan yang dibangun memiliki panjang sekitar 246 meter dengan lebar 4 meter. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang mobilitas warga serta memperlancar aktivitas perekonomian dan pertanian.

Kepala Desa Tegalarum Suryono mengatakan, pembangunan jalan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena tidak hanya menjadi sarana transportasi sehari-hari, tetapi juga berfungsi sebagai akses penghubung antarwilayah pedukuhan.

“Pembangunan jalan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain untuk memperlancar aktivitas sehari-hari, jalan ini juga menjadi akses lalu lintas antarpedukuhan, terutama ketika ada perbaikan jalan di jalur utama maupun saat warga menggelar hajatan,”  ujar Kepala Desa Tegalarum, saat di konfirmasi awak media beberapa waktu lalu melalui sambungan telepon selulernya.

Menurutnya, keberadaan jalan tersebut juga sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas di sektor pertanian. Akses yang lebih baik akan memudahkan mobilitas warga menuju lahan pertanian, termasuk dalam mengangkut hasil maupun kebutuhan pertanian.

“Jalan ini juga menjadi akses penting bagi transportasi pertanian. Kami berharap pembangunan ini dapat dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPUTR Kabupaten Pati melalui Kabid Bina Marga dan Jembatan, Hasto Utomo, menjelaskan bahwa Bantuan Keuangan Daerah yang diperuntukkan bagi pembangunan tersebut telah ditransfer ke rekening desa.

“Bantuan Keuangan Daerah tersebut sudah ditransfer ke rekening desa. Untuk pelaksanaannya dilakukan secara swakelola,” terang Hasto Utomo.

Menurut Hasto, pelaksanaan pembangunan secara swakelola juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga dapat terlibat dalam proses pelaksanaannya.

“Pelaksanaan secara swakelola ini sekaligus untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Harapannya, pembangunan infrastruktur yang dilakukan dapat memberikan manfaat secara langsung sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan di desa,” jelasnya.

Pembangunan jalan aspal tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Infrastruktur jalan yang memadai dinilai memiliki peran strategis dalam memperlancar mobilitas warga dan menunjang sektor pertanian yang menjadi salah satu aktivitas penting masyarakat pedesaan.

Dengan terselesaikannya pembangunan tersebut, Pemerintah Desa Tegalarum berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun bersama. Pemanfaatan dan pemeliharaan secara berkelanjutan menjadi kunci agar infrastruktur desa dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dalam jangka panjang.

 

 

(Red/Sh)