Pembangunan Ruas Jalan Tlogowungu-Lahar, Kepala DPUTR Pati; Hampir Mencapai Progres Akhir 

Daerah563 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com |  Pembangunan infrastruktur diberbagai sektor belakangan ini seolah menjadi refleksi dan menjadi momentum titik awal dimulainya pemerataan pembangunan diberbagai pelosok di Kabupaten Pati. Pasalnya, puluhan bahkan ratusan ruas jalan yang saat ini telah menjadi perhatian khusus oleh pemerintah daerah. (17/09)

Salah satunya adalah progres pembangunan infrastruktur ruas jalan Pati-Tlogowungu dan Tlogowungu-Lahar. Jalur yang menjadi urat nadi aktivitas dan pertumbuhan ekonomi warga tersebut, saat ini sudah hampir rampung dikerjakan.

Hal ini dapat terlihat mulai dari Pati-Tlogowungu yaitu tepat dari perempatan lampu merah sebelah Utara Stadion Joyokusumo sampai dengan pertigaan Pasar Tlogowungu ke arah Barat dan Tlogowungu-Lahar yang terbagi menjadi dua spot.

“Jalannya sekarang sudah bagus, sehingga kalau pulang-pergi jemput anak ke sekolah udah gak khawatir lagi. Lebih nyaman berkendara dan tidak banyak kobangan dijalan,” kata Amanda (30) seorang pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas di jalan Tlogowungu-Lahar, Selasa (16/09)

Pembangunan ruas jalan Tlogowungu-Lahar tersebut diketahui telah terbagi menjadi beberapa spot. Hal ini dimaksudkan agar pemerataan pembangunan dapat menyentuh segala akses, dengan mengutamakan skala prioritas dan kepentingan masyarakat umum, hususnya yang menyasar pada kerusakan jalan dengan kategori kerusakan ekstrim.

“Untuk pembangunan ruas jalan Tlogowungu-Lahar memang tidak satu spot saja. Akan tetapi, ada beberapa spot yang menjadi skala prioritas kami. Hal ini dimaksudkan agar beberapa titik kerusakan ekstrim pada jalan tersebut dapat di lakukan perbaikan,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Selasa (16/09)

Untuk diketahui, Anggaran perbaikan dan pembangunan jalan Tlogowungu -Lahar adalah sebesar Rp. 13.875 miliar, yang merupakan gabungan dari anggaran untuk ruas Pati-Tlogowungu sebesar Rp. 9,4 miliar dan ruas Tlogowungu-Lahar sebesar Rp. 4,475 miliar. Selain menggunakan pengaspalan hotmix, pembagunan ini juga menggunakan rabat beton dengan kualitas terbaik.

“Pembangunan ruas jalan ini menggunakan pengaspalan hotmix. Material ini memiliki kualitas lebih baik dan lebih tahan lama dibandingkan dengan aspal biasa, karena proses pemanasan yang memastikan daya rekat yang kuat antar material,” pungkasnya.

 

 

 

 

(Red/Tg)

News Feed