Pemkab Pati Siapkan Anggaran Rp9 Miliar untuk Rehabilitasi Jl. Boloagung-Trimulyo & Jl. Wisata Talun

Daerah5 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati resmi memulai pelaksanaan rehabilitasi dua ruas jalan strategis yang berada dalam satu koridor penting di wilayah Kecamatan Kayen, yakni ruas Jalan Boloagung–Trimulyo dan Jalan Wisata Talun. Proyek infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. (08/06)

Untuk merealisasikan pekerjaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati mengalokasikan anggaran sebesar Rp9 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026.

Pekerjaan rehabilitasi dilaksanakan oleh CV Larissa Konstruksi dengan target menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih baik, nyaman, aman, serta memiliki daya tahan yang lebih panjang.

Kepala DPUTR Kabupaten Pati, Riyoso, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Hasto Utomo, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang representatif.

Menurutnya, keberadaan jalan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung mobilitas warga dan kelancaran distribusi barang maupun jasa.

“Kami dari DPUTR Kabupaten Pati telah memulai pekerjaan rehabilitasi dua ruas jalan, yaitu Jalan Boloagung–Trimulyo dan Jalan Wisata Talun. Konstruksi yang digunakan adalah aspal hotmix untuk menghasilkan kualitas jalan yang lebih baik dan memiliki umur layanan yang lebih panjang,”  ujar Hasto, Senin (8/6/26) .

Ia menambahkan, kedua ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses penghubung masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Selain mendukung mobilitas warga, jalan tersebut juga menjadi jalur penting bagi sektor pertanian, perdagangan, pendidikan, hingga pengembangan potensi wisata daerah.

Menurut Hasto, penggunaan teknologi perkerasan aspal hotmix dipilih karena memiliki tingkat ketahanan yang lebih baik dibandingkan metode konvensional.

Dengan kualitas konstruksi yang optimal, pemerintah berharap biaya pemeliharaan dapat ditekan dan manfaat jalan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka waktu yang lebih lama.

Rehabilitasi ruas Jalan Boloagung–Trimulyo dan Wisata Talun juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pati dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan.

Infrastruktur jalan yang memadai diyakini mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitasnya pada sektor pertanian dan usaha mikro.

“Dengan konstruksi aspal hotmix, kami berharap jalan ini akan lebih awet dan mampu menunjang aktivitas ekonomi, pertanian, maupun sosial masyarakat selama bertahun-tahun. Program ini juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Pati dalam menyediakan infrastruktur yang layak, berkualitas, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Pati optimistis, setelah pekerjaan rehabilitasi selesai dilaksanakan, aksesibilitas masyarakat di wilayah Kecamatan Kayen akan semakin meningkat.

Selain memperlancar arus transportasi, keberadaan jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan Talun, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Melalui pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan, Pemkab Pati menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

“Rehabilitasi dua ruas jalan strategis ini menjadi salah satu wujud nyata hadirnya pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah menuju Kabupaten Pati yang maju, produktif, dan berdaya saing,” pungkasnya. (Adv)

 

 

 

(Red/Tg)