Perbaikan Pasar Puri Terus Digenjot, Kepala DPUTR Pati; Ditargetkan Rampung Akhir November 

Daerah314 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Riyoso, S.Sos,M.M, menyampaikan bahwa perbaikan dan penataan halaman pasar puri ditargetkan bakal rampung pada awal akhir November 2025. Hal ini disampaikan disela aktifitasnya saat mengikuti acara Car Free Day di Alun-Alun Pati, Minggu (09/11) .

Untuk diketahui, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) mulai telah melakukan perbaikan halaman Pasar Puri yang selama ini tampak kumuh dan banyak genangan air ketika di musim penghujan. Perbaikan ini mulai dari sisi utara hingga selatan halaman pasar dengan anggaran sebesar kurang lebih sekitar Rp. 994 juta rupiah.

“Proses pengerjaan telah dimulai sejak hari Kamis tanggal 30 Oktober 2025, dengan masa kontrak kerja hingga 8 Desember 2025. Sementara untuk surat perjanjian kerja (SPK-nya) yaitu mulai dari tanggal 30 Oktober sampai dengan tanggal 8 Desember,” ujar Riyoso disela aktifitasnya saat mengikuti acara Car Free Day, Minggu (09/11).

Dalam kesempatanya, Ia juga menjelaskan bahwa pada saat ini pekerjaan masih dalam tahap awal, yaitu berupa pembongkaran taman kecil, penebangan pohon yang mengganggu area parkir, dan penambalan permukaan halaman yang berlubang. Setelah tahap tersebut rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengaspalan menggunakan lapisan hot mix.

“Ini baru perapihan fasilitas pendukung seperti bongkar taman kecil di tengah area parkir, penebangan pohon, dan penambalan area berlubang. Setelah itu baru dilanjutkan dengan pekerjaan lapisan aspal hot mix-nya,” terangnya

Ditempat terpisah, Warno seorang pedagang kaki lima yang sudah bertahun berjualan di pasar puri mengaku senang dengan adanya perbaikan halaman pasar. Menurutnya, ketika penghujan halaman tampak kumuh lantaran banyak area yang tergenangi air, sehingga hal ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi pedagang dan masyarakat yang berbelanja di pasar.

“Kalau penghujan jalanan becek, genangan air ada di mana-mana. Apalagi di area parkiran belakang dan depan, sangat kurang nyaman bagi pengunjung yang hendak berbelanja ke pasar. Tapi kalau kami para pedagang ya mau gak mau ya mas, memang kondisinya seperti ini,” ujar Warno.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga berharap agar perbaikan pasar puri bukan hanya pada halaman saja, akan tetapi peningkatan sarana dan prasarana juga perlu diperhatikan, terutama pada area belakang pasar.

“Setidaknya dengan adanya perbaikan halaman pasar dapat mengurai satu permalasahan yang ada. Ya semoga tahun depan proses perbaikan ini terus berlanjut pada beberapa obyek vital mas, karena pasar puri ini menjadi harapan para pedagang dalam mencari rejeki,” pungkasnya.

 

 

 

(Red/Tg)