Pergelaran Wayang Orang “Ampak-Ampak Ngalengko” Chandra; Perkuat Budaya dari Sekolah

Daerah18 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mendorong kesenian dan budaya Pati masuk ke sekolah sebagai bagian dari upaya mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda. Dorongan itu disampaikan Chandra saat tampil dalam Pagelaran Seni Wayang Orang “Ampak-Ampak Ngalengko” dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (9/8/2026).

Chandra mengatakan, penguatan budaya perlu dimulai dengan memberikan ruang belajar seni kepada anak-anak. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya mengenal budaya secara teori, tetapi juga perlu memahami kesenian yang tumbuh di daerahnya.

“Anak-anak kita harus terus belajar seni, belajar budaya, khususnya budaya Kabupaten Pati,” kata Chandra.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Komisi D DPRD Kabupaten Pati yang terus mendorong hadirnya kegiatan kesenian di Pati. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan seni dan tradisi lokal.

“Terima kasih kepada Komisi D yang terus mengupayakan agar kesenian hadir di Kabupaten Pati,”  ujar Chandra.

Pentas wayang orang tersebut menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menikmati seni pertunjukan sekaligus mengenal kembali cerita dan nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Pertunjukan mengangkat kisah tentang perjalanan tokoh yang dihadapkan pada berbagai rintangan sebelum akhirnya kembali ke jalan yang benar.

Chandra menilai kegiatan seni budaya perlu terus didukung agar tidak berhenti pada satu pertunjukan. Pemerintah daerah, menurutnya, membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga keberlangsungan seni tradisi di Kabupaten Pati.

“Acara-acara seperti ini harus kita dukung. Terus kita support untuk kemajuan budaya dan tradisi seni budaya Kabupaten Pati,” tegas Chandra.

Selain pentas wayang orang, Chandra juga mengungkapkan rencana pertunjukan ketoprak yang melibatkan unsur Forkopimda Kabupaten Pati bersama anggota DPRD. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada momentum tahun baru di Alun-Alun Kabupaten Pati, guna menghibur masyarakat.

Menurut Chandra, keterlibatan para pemangku kepentingan dalam pertunjukan seni dapat menjadi bagian dari upaya mendekatkan budaya kepada masyarakat. Ia berharap semangat tersebut turut memperkuat kecintaan warga terhadap kesenian daerah.

 

(Red/Sh)