PMI Pati Gelar Pelatihan Pembina PMR

PMI ( Palang Merah Indonesia) gelar pelatihan pembinaan kepada PMR ( Palang Merah Remaja ) Mula, Madya fan Wira.

Pati, www.suarahukum-news.com – Palang Merah Indonesia Kabupaten Pati telah menyelenggarakan Pelatihan Pembina / Fasilitator PMR ( Palang Merah Remaja) yang dimulai pada hari Selasa tanggal 10-12 Desember 2019 di Aula PMI Kabupaten Pati. Sedikitnya ada 121 peserta yang mengikuti pelatihan ini. Mereka merupakan Pembina PMR dari sekolah/ Madrasah se-Kabupaten Pati sesuai dengan tingkatan PMR yaitu Mula,Madya dan Wira . ( 15 /  12 )

Ketua PMI Kabupaten Pati H. Haryanto ( Bupati Pati) melalui anggota pengurus, Ahmadi ( Kabag Humas Setda Kabupaten Pati ) dalam kesempatan tersebut pihaknya mengungkapkan bahwa PMR ( Palang Merah Remaja) merupakan wadah pembinaan anggota remaja PMI yang menampung motivasi, idealisme, pengalaman, dan ketrampilan remaja guna mendukung kemajuan PMI ;

” Dari PMR merupakan persiapan bagi kader yang baik dan mampu membantu melaksanakan pelayanan Kepalangmerahan dimasa sekarang dan yang akan datang ,” tuturnya saat menutup Pelatihan Pembina/ Fasilitator Palang Merah Remaja Kabupaten Pati tahun 2019.

Ahmadi menambahkan, hal yang sering terabaikan dalam pembinaan PMR adalah bagaimana mengelola pelatihan PMR yang menunjang tiga kegiatan terpadu PMR ( Tri Bhakti PMR) ;

“Selain itu perlu juga dipikirkan bagaimana menjadikan kegiatan PMR tersebut menarik dan tidak membosankan,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, ia berharap para pembina PMR mampu menjadi inisiator dan koordinator bagi Pembina/Fasilitator PMR di Kabupaten Pati, menyelenggarakan Latihan PMR Tingkat sekolah masing-masing dengan metode Partisipatif dan menghasilkan kreatifitas dan inovasi baru dalam pembinaan PMR.

“Tak ketinggalan pembina diharapkan mampu menghasilkan suatu rancangan kegiatan PMR untuk dilaksanakan di sekolah masing-masing,” pungkasnya.

Sedikitnya ada tiga materi yang peserta dapatkan dalam pelatihan tersebut, diantaranya Gerakan Kepalangmerahan, Materi Palang Merah Remaja serta Penyusunan Rencana Kerja Tindak Lanjut.

Selain itu materi tak hanya sekedar disampaikan secara satu arah, namun juga dilakukan brainstorming, simulasi, praktik serta penugasan dan paparan oleh setiap peserta.

( Red / Tin )

COMMENTS