Pati, www.suarahukum-news.com-Pekerjaan Rehabilitasi DI Sumedang Desa Pagendisan Kecamatan Winong Kabupaten Pati sampai hari ini (Kamis, 10/03) sudah mencapai 40 persen dari pekerjaan fisik. Hal itu disampaikan langsung oleh salah seorang pengawas pekerjaan saat di konfirmasi media ini. Namun, pihaknya juga menuturkan beberapa kendala yang ada dilapangan, salah satunya adalah tentang akses jalan untuk pengiriman material. Bukan hanya itu, kondisi cuaca dengan tingginya intensitas curah hujan juga mempengaruhi pekerjaan.(10/03).
Bahkan pihaknya juga menyebut telah beberapa kali papan bagesting terbawa arus, serta beberapa lokasi tebing juga mengalami longsor, sehingga alat berat di siapkan dilokasi untuk mengantisipasi hal-hal tersebut.
“Untuk saat ini kita baru mencapai sekitar 40 persen dari capaian target fisik. Insyaallah akan selesai sesuai masa kontrak kerja. Untuk jumlah pekerja sekitar 100 orang, dengan di bagi beberapa spot,” ujar salah seorang pengawas pekerjaan dari pihak rekanan pemenang lelang, Kamis (10/03).
Pihaknya juga menyebut, selain terkendala soal cuaca, akses menuju lokasi proyek juga cukup sulit. Karena berada di tengah-tengah area persawahan.
“Kita sudah melakukan pengerasan jalan dua kali. Namun karena faktor tanah yang cukup labil, ditambah dengan cuaca. Sehingga akses menuju lokasi saat mengirimkan material kurang maksimal. Untuk mensiasatinya alat berat harus jalan mondar mandir untuk meratakan dan menimbun beberapa akses yang terkendala. Namun kita targetkan pada pertengahan bulan April pekerjaan dapat rampung,” tandasnya.
Diketahui bahwa, pekerjaan Rehabilitasi DI Sumedang Desa Pagendisan Kecamatan Winong bersumber dari LOAN IPDMIP, Anggaran Pembelanjaan Daerah (APBD) Kabupaten Pati Tahun 2022. Dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian disekitar aliran saluran irigasi. Mengingat Kecamatan Winong diketahui sebagai salah satu kawasan pertanian produktif dan sebagai salah satu kawasan lumbung padi di kota yang memiliki slogan Bumi Mina Tani ini.
(Red/Tg)






