Suara Tinggi Kalah dalam Penentuan, Hj. Siti Aisyah,S.E, Ditunjuk sebagai PAW

Daerah1449 Dilihat

 

Pati, www.suarahukum-news.com | Sempat mendapatkan suara tinggi di ajang Pemilihan Legislatif Tahun 2019, namun gagal duduk di kursi DPRD Kabupaten Pati akibat seleksi Penentuan (nomor urut), kini Hj.Siti Aisyah,S.E, dari Fraksi PDI-Perjuangan bakal kembali berkiprah dalam memperjuangkan hak-hak rakyat khususnya di Kota yang memiliki slogan Bumi Mina Tani untuk beberapa waktu kedepan.(01/07)

Kembalinya Hj.Siti Aisyah di kursi DPRD Kabupaten Pati adalah sebagai PAW Anggota DPRD dari Fraksi PDI-Perjuangan yang kosong dengan masa jabatan Tahun 2019-2024. Yang sebelumnya di ketahui telah diduduki oleh Noto Subiyanto (almarhum).

“Proses administrasi pengusulan Hj.Siti Aisyah,S.E, untuk menjadi anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Pati sudah selesai. Semua ini tinggal menunggu SK dari Gubernur Jawa Tengah,” kata Sekretaris DPC PDIP Pati, Kokok Oenthersa,S.H,M.H, saat dikonfirmasi awak Media, Kamis (30/6/2022).

Selain itu, Kokok Oenthersa, S.H,M.H, yang merupakan sosok Politisi senior dari Partai PDI-Perjuangan di Kabupaten Pati juga menambahkan, bahwa surat pengusulan ke Gubernur Jateng sudah dikirim sepekan lalu.

“Administrasi sudah lengkap. Tinggal waktu pelantikannya saja,” imbuh politikus senior asal Juwana siang itu.

Hj. Siti Aisyah,S.E, merupakan sosok yang berpeluang besar untuk menjabat sebagai Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Pati dari Fraksi PDI Perjuangan periode 2019-2024, untuk menggantikan sosok almarhum Noto Subiyanto yang meninggal dunia pada hari Minggu 01 Juni 2022, akibat penyakit kelenjar getah bening. Hal tersebut, menimbang pada saat pemilihan legislatif tahun 2019, Hj.Siti Aisyah mendapatkan suara tinggi namun tereleminasi akibat Penentuan.

Menanggapi hal itu, PAC PDI-Perjuangan Wedarijaksa Drs. Budi Muryono mengaku senang jika rekan sejawatnya, yakni Hj. Siti Asiyah,S.E, segera dilantik menjadi PAW anggota DPRD Pati dari Faksi PDI-Perjuangan.

“Program kedepan, selain memperjuangkan hak-hak dan aspirasi rakyat, Partai PDI Perjuangan akan meningkatkan kekompakan dan kebersamaan bersama DPC dan seluruh PAC di Kabupaten Pati, maupun menjalin sinergitas bersama seluruh elemen masyarakat,” kata Budi Muryono.

Sementara itu, Hj. Siti Aisyah, S.E, saat dikonfirmasi awak Media, pihaknya mengaku telah siap untuk menerima amanah yang hendak diembannya. Serta siap, menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat khususnya di Kabupaten Pati.

“Kami akan segera menyesuaikan diri bersama pengurus cabang dan ranting dalam melayani aspirasi masyarakat, tentunya berkaitan dengan persoalan yang selama ini belum teratasi,” ujar Hj. Siti Aisyah,S.E, yang merupakan sosok Politisi perempuan tangguh dari Partai PDI-Perjuangan.

Lebih lanjut, Hj. Siti Aisyah,S.E, juga mengatakan, bahwa pada Pemilu tahun 2019 kemarin, pihaknya mengaku memperoleh suara tinggi, akan tetapi kalah dalam penentuan.

“Kini, saya ditunjuk kembali untuk memperjuangan Partai PDI-Perjuangan di Kabupaten Pati dalam menampung aspirasi masyarakat, untuk mengantikan Posisi Noto Nabiyanto (almarhum) hingga akhir masa jabatannya mendatang,” tandasnya.

 

 

 

(Red/Tg)