Pati, www.suarahukum-news.com | Misteri sumur batu dipegunungan Patiayam hingga kini belum terpecahkan. Pasalnya cekungan menyerupai lubang sumur yang tepat berada di atas batu berukuran besar di bukit Kencur, Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, tak pernah kering meskipun kemarau panjang. Bahkan, disaat rerumputan disekitar mengering, namun air disumur batu ini tetap menggenang.(6/9)
“Sumur batu ini, pertama kali kami temukan berdasarkan informasi dari warga sekitar. Namun belum diketahui secara pasti siapakah pembuatnya dan pada massa apa sumur batu itu dibuat,” ujar Tugiyono Ketua Pecinta Sejarah dan Cagar Budaya (PSCB) Muria-Kendeng, Selasa (06/09) disela kegiatannya.
Namun, lanjut Tugiyono, keberadaan sumur batu yang menyerupai bentuk Lingga dimasa peradaban sudah kami sampaikan ke Bidang Budaya, Disdikbud Kabupaten Pati beberapa waktu lalu, disaat kami menyerahkan hasil temuan puluhan fosil hewan laut, fragmen tulang serta beberapa batu yang diduga sebagai benda kebudayaan dimassa pra-Sejarah dari pegunungan Patiayam yang berada di wilayah Kabupaten Pati.
“Benda-benda tersebut kami temukan dari atas permukaan tanah. Selanjutnya sebagai pecinta sejarah dan cagar budaya, kami berusaha berpartisipasi dalam penyelamatan hasil kebudayaan dan benda yang memiliki nilai sejarah tinggi tersebut. Untuk selanjutnya kami serahkan kepada instansi terkait, agar mendapat perawatan yang lebih baik dan menjadi simbol bahwa Kabupaten Pati kaya kebudayaan,” imbuh Tugiyono disela aktivitas siangnya.

Sementara itu Kresna Sutiyasa juga menceritakan hal-hal diluar nalar yang pernah ia alami bersama temannya di kawasan bukit Kencur dimana terdapat Sumur Batu tersebut.
“Saya bersama teman saya mbah Darmono pernah kehilangan arah pada saat berada di bukit Kencur. Bahkan, sampai sekitar 2 jam tidak menemukan arah pulang. Kemudian saya share lokasi, hingga akhirnya datang teman saya sembari meneriakkan nada panggilan keras dari atas bukit, sembari memukul-mukulkan benda yang menimbulkan suara,” kata Kresna Sutiyasa yang juga merupakan anggota Pecinta Sejarah dan Cagar Budaya Muria-Kendeng.
Ditempat yang sama, Andi Widodo juga berbagai pengalamannya saat berada di bukit Kencur yang masih menyimpan misteri hingga saat ini. Saya pernah mendengar suara orang bercakap-cakap yang saling bersautan antara satu sama lain.
Baca juga >>>>> https://suarahukum-news.com/komunitas-pscb-muria-kendeng-serahkan-temuan-fosil-dari-patiayam-ke-disdikbud-pati/
“Saat itu tepat di hari Jumat. Saya bermaksud untuk mengambil air dari sumur batu. Namun, saat berada di sekitar lokasi bukit Kencur saya mendengar suara aneh, padahal di sekitar lokasi tidak ada orang selain saya sendiri,” ujar Andi saat menceritakan pengalamannya di bukit Kencur.
Diharapkan adanya perhatian khusus dari pemerintah daerah untuk menyikapi segala bentuk temuan di pegunungan Patiayam, mengingat wilayah tersebut merupakan kawasan yang memiliki nilai histori sejarah nan panjang di massa peradaban.
Bahkan kawasan Patiayam juga dikenal sebagai situs manusia purba. Sehingga, benda-benda yang ada di kawasan tersebut diduga merupakan bagian dari benda kebudayaan di massa peradaban.
(Red/Tg)












