Bertempat di Pondok pesantren Raudlatul Ulum Kajen , pada hari Rabu ( 17 / 10 ) sekitar pukul 20 . 00 Wib , Bupati Pati Haryanto hadiri acara Sarasehan Pondok Pesantren dengan tema “Menguatkan Peran Santri Dalam Membangun Kedaulatan Desa”

 

Pati , www.suarahukum-news.com – Bertempat di Pondok pesantren Raudlatul Ulum Kajen , pada hari Rabu ( 17 / 10 ) sekitar pukul 20 . 00 Wib , Bupati Pati Haryanto hadiri acara Sarasehan Pondok Pesantren dengan tema “Menguatkan Peran Santri Dalam Membangun Kedaulatan Desa”.( 18 / 10 )

Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Forkompimda Pati, dan sejumlah pimpinan OPD ini, Kabupaten Pati diharapkan nantinya bisa menjadi model penguatan kedaulatan nasional berbasis desa.

“Ini tema yang sangat selaras dengan semangat pembangunan Jawa Tengah dan Kabupaten Pati khususnya, di mana desa menjadi ujung tombak pembangunan”, terang Bupati.

Karena itulah, lanjutnya, potensi peran dan fungsi lain dari pondok pesantren harus bisa lebih dikembangkan guna mendukung program-program pembangunan daerah maupun pembangunan nasional seperti ekonomi, sosial, budaya hingga pertahanan dan keamanan.

“Saya amat mengapresiasi adanya kegiatan seperti ini yang sangat bermanfaat untuk menggali berbagai potensi pondok pesantren hingga mampu memberi manfaat yang besar bagi kemaslahatan umat dan masyarakat termasuk dalam upaya menguatkan peran santri dalam membangun kedaulatan desa. Seperti kita ketahui bersama bahwa pembangunan desa saat ini sangat luar biasa apalagi dengan adanya dukungan pemerintah pusat melalui Dana Desa sangat membantu akselerasi pembangunan desa”, terangnya panjang lebar.

Kemajuan pembangunan di desa pun menurut Bupati sudah bisa dirasakan, di mana geliat ekonomi semakin meningkat, infrastruktur semakin baik, pemberdayaan masyarakat semakin tinggi dan kemajuan lainnya yang sangat pesat.

Di akhir arahannya, Bupati berpesan kepada para pengasuh, para guru dan pimpinan pondok pesantren khususnya yang ada di Kabupaten Pati untuk bersama-sama memobilisasi santrinya agar terlibat dalam gerak pembangunan desa.

“Ini penting, karena selain untuk bersilaturahim juga sebagai sarana untuk meningkatkan pemberdayaan santri dalam pembangunan desa”, pungkasnya. ( Red / Team )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.