Hari Jadi Ke-1.271 Kota Salatiga, “Gotong Royong dan Sinergitas, Menjadi Kekuatan Menghadapi COVID-19”

Salatiga,www.suarahukum-news.com-Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo S.Sos., M.M., beserta istri, Sabtu (24/07) telah menghadiri ulang tahun Kota Salatiga yang ke-1.271, bertempat di Ruang Bhineka DPRD kota Salatiga. Sabtu.(25/07).

Ulang tahun kota Salatiga yang bertemakan “Gotong Royong dan Sinergitas Menjadi Kekuatan Menghadapi COVID-19”, Acara yang di hadiri oleh Walikota Salatiga H.Yuliyanto, S.E., M.M beserta Istri, Wakil Wali Kota Salatiga Dr.Muh. Haris,S.S.,Msi, Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit, M.Si, Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada S.I.P beserta Istri, Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit, M.Si yang sekaligus membuka rapat telah menyampaikan, Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Senantiasa kita masih diberikan kesehatan dan keselamatan, Sehingga bisa bersama-sama hadir dalam rapat paripurna istimewa DPRD Salatiga dalam rangka memperingati hari Jadi Ke-1.271 Kota Salatiga tahun 2021.

“Baik secara fisik maupun secara virtual,” ujarnya.

Rapat paripurna yang digelar pada tanggal 24 Juli memiliki arti khusus bagi Kota Salatiga, Berdasarkan peraturan pemerintah tentang perubahan batas wilayah Kotamadya tingkat Kabupaten Daerah tingkat Semarang, serta peraturan tentang hari jadi kota Salatiga pada tanggal 24 Juli.

“Kita peringati sebagai salah satu kota tertua di Indonesia, dengan dibuktikan penelitian dan kajian berkembang menjadi kota terindah di Jawa Tengah, dan juga dalam interaksi sosial harmonis menjadikan Salatiga kota toleran di Indonesia, dengan mengedepankan Kebehinekaan Tunggal Ika,” imbuhnya.

Sementara itu Walikota Salatiga H. Yuliyanto, S.E., M.M, dalam sambutannya juga menyampaikan, Tahun ini merupakan tahun kedua dimana hari jadi kota Salatiga kita peringati dengan penuh kesederhanaan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepatuhan dan ketaatan terhadap penerapan protokol kesehatan sekaligus pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali, yang di perpanjang hingga tanggal 25 Juli 2021.

“Meskipun harus diperingati secara terbatas, namun saya berharap supaya peringatan hari jadi pada tahun ini tidak berkurang esensinya. Namun sebaliknya, justru memantik semangat kita bersama untuk terus bergotong royong, bersinergi, dan terus produktif walau di tengah gelombang Pandemi COVID-19,” katanya.

Lebih lanjut pihaknya juga menyampaikan, Sungguh merupakan suatu kebanggaan tersendiri ketika mendengar kota Salatiga berhasil meraih peringkat pertama, sebagai Kabupaten, Kota penurun mobilitas terbesar se-Jawa Bali.

“Yakni sebesar 23,84. Tak hanya itu, Kota Salatiga juga termasuk dalam lima besar kota dengan cakupan Vaksinasi total tertinggi, Kota dengan sebaran kasus baru terendah se-Jawa Tengah,” tandasnya.

 

 

 

 

(Red/Sh)

Author: suarahukum