Jateng Kreatif Forum, Plt Bupati; Agar Naik Kelas, Potensi Pati Harus Dikemas Secara Kreatif

Daerah12 Dilihat

Pati, www.suarahukum-news.com | Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan potensi besar Kabupaten Pati harus dikemas secara kreatif agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Jateng Creative Forum di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (3/8/2026), sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. (03/08)

Chandra mengatakan Kabupaten Pati memiliki kekuatan di sektor pertanian, perikanan, perkebunan, dan pariwisata yang belum sepenuhnya dioptimalkan. Menurutnya, berbagai potensi tersebut harus dipadukan dengan kreativitas agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.

“Banyak sekali potensi-potensi di Kabupaten Pati ini yang bisa di-packaging, dikemas, supaya dikenalkan di tingkat nasional dan tingkat internasional,” kata Chandra.

Ia menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif tidak cukup hanya mengandalkan potensi daerah. Transformasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM menjadi faktor penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Generasi Z dan Generasi Alpha harus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif. Mereka dekat dengan teknologi dan memiliki kreativitas yang bisa membawa produk Pati naik kelas,” ujarnya.

Chandra juga menyoroti pentingnya sertifikasi halal bagi produk UMKM. Menurutnya, sertifikasi tersebut dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas akses pasar.

Selain itu, ia mencontohkan program pertanian “1 Hektar 10 Ton”, pertanian organik, potensi perikanan lokal, hingga pengembangan durian Musang King dan Black Thorn di Kecamatan Gunungwungkal sebagai kekuatan ekonomi yang dapat dikembangkan melalui pendekatan kreatif.

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kementerian Ekraf, Agus Syarip Hidayat, menyampaikan bahwa ekonomi kreatif diharapkan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.

Pati dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu contoh keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kolaborasi.

Chandra berharap sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dunia usaha, dan komunitas kreatif terus diperkuat.

Ia optimistis langkah tersebut dapat mengantarkan Kabupaten Pati kembali meraih predikat Kabupaten/Kota Kreatif pada 2026 sekaligus membawa produk dan kreativitas masyarakat Pati semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Pokja II Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudparekraf Provinsi Jawa Tengah, Wakil Ketua Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, Forkopimda, para pimpinan perangkat daerah, Kadin, HIPMI, dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Pati. Adapun pesertanya adalah para pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Pati.

 

(Red/Sh)